Suara Denpasar- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jembrana memberikan imbauan penting kepada warga pasca banjir bandang di sejumlah daerah.
Banjir bandang ini bahkan sampai merendam jembatan jalur utama Denpasar-Giimanuk yang menjadi akses atau jalan nasional.
Imbauan juga diberikan kepada warga yang rumahnya di sepanjang aliran sungai serta daerah-daerah rawan.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jembrana I Putu Agus Artana Putra memberikan saran kepada warga pasca adanya banjir di sejumlah tempat ini.
Banjir sebelumnya juga terjadi di wilayah Karangasem, Bali bahkan dikabarkan ada satu anak yang meninggal dunia.
Satu lagi korban anak-anak dikabarkan masih dilakukan pencarian di sepanjang aliran sungai.
Sementara itu soal banjir bandang di Jembrana juga diminta diantisipasi oleh warga sekitar.
"Kami imbau warga untuk mencari tempat yang aman. Cuaca masih tidak menentu saat ini," kata Agus.
Sebelumnya luapan air sungai bahkan sampai membuat jembatan di Dusun Biluk Poh, Kecamatan Mendoyo terendam.
Baca Juga: Ratusan Warga di Jembrana Bali Mengungsi Antisipasi Air Bah, Turut Bawa Hewan Ternak
"Bencana ini karena luapan air dari sungai," kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jembrana I Putu Agus Artana Putra, Senin (17/10) dikutip dari beritabali.com.
Sehari sebelumnya hujan lebat di hulu sungai Minggu (16/10) menyebabkan sungai-sungai di Jembrana meluap hingga ke daratan sisi sungai. ***