Sosok Kang Dedi Mulyadi di Mata Om Zein, Kawan sejak Mahasiswa (2): Tahun 1994 Berseloroh Jika Jadi Bupati

Suara Denpasar

Sabtu, 22 Oktober 2022 | 13:22 WIB
Sosok Kang Dedi Mulyadi di Mata Om Zein, Kawan sejak Mahasiswa (2): Tahun 1994 Berseloroh Jika Jadi Bupati
Saepul Akbar alias Om Zein (kiri) dan Kang Dedi Mulyadi (dua dari kiri). (Youtube OM ZEIN)

Suara Denpasar – Nasib seseorang siapa yang tahu. Tapi, Kang Dedi Mulyadi seperti sudah menerawang nasibnya kelak. Jauh saat dia masih jadi mahasiswa pernah berseloroh akan jaadi bupati dan melakukan suatu jika itu terwujud. Keduanya dia wujudkan.

Hal itu diungkapkan Saepul Akbar alias Om Zein, kawan Kang Dedi Mulyadi saat sama-sama jadi aktivis HMI Cabang Purwakarta. Suatu ketika, kata Om Zein, Kang Dedi bersama kader HMI lainnya duduk-duduk di depan sekretariat HMI Cabang Purwakarta. 

Diperkirakan itu tahun 1994. Om Zein ada di situ. Lantas, Kang Dedi sesumbar jika dia menjadi Bupati Purwakarta, maka dia akan menata Situ Buleud sampai Stasiun Purwakarta. Dulu, Situ Buleud adalah tempat badak mandi di sana.

“Itu kan di luar logika nalar saya,” katanya. 

Om Zein yang saat itu ada di sana langsung berdiri sambil jalan dan ngeledek. Intinya, dia bilang bagaimana mau jadi bupati, makan saja masih susah.

“Kadang makan pagi aja, siang enggak. Malam dua mi dibagi lima orang,” katanya mengisahkan pada masa jadi aktivis mahasiswa.

Om Zein bilang, jangankan untuk menjadi bupati, menjadi anggota DPRD Purwakarta saja jauh dari pikiran mereka. Pada waktu itu, kata dia, meski punya potensi, kesempatan menjadi pejabat negara terbatas. Karena terbentur antrean di partai.

“Beda dengan sekarang, orang mau jadi bupati, wakil bupati, anggota dewan, asal punya duit banyak, punya teman banyak, pendukung banyak, dipastikan jadi,” terangnya.

Kalau dulu, lanjut dia, punya teman banyak, duit banyak belum tentu dapat kesempatan jadi pejabat publik. Karena dulu regulasinya beda dengan sekarang. Antrean panjang karena harus melalui tangga yang panjang. Misal untuk jadi anggota DPRD, harus ikut OKP atau underbow partai, kemudian naik jadi ketua OKP, hingga menjadi pengurus partai. Bahkan untuk jadi bupati, di era Orde Baru biasanya dipegang oleh orang militer. Pernah jadi Dandim, misalnya.

baca juga

“Dulu antrean kaderisasi panjang. Yang gak mungkin Kang Dedi bisa jadi bupati. Itu hanya angan-angan. Mimpi,” tandasnya.

Namun, angan-angan itu menemukan jalan dengan adanya Gerakan Reformasi yang menggulingkan Soeharto dan membuka keran politik lebih parsitipatif. Dengan seperti itu, siapa pun punya kesempatan, termasuk Kang Dedi. 

Dalam kesempatan lain, Kang Dedi juga sempat berujar, ketika Reformasi, banyak orang meninggalkan Golkar. Kang Dedi justru masuk Golkar karena peluang terbuka.

“Tiba-tiba reformasi. Kang Dedi punya kesempatan jadi anggota dewan. Ada jalan. Dia potensial juga. Karena cerdas, rajin puasa, sering nolong sesama,” terangnya.

Ketika ada pemilihan Bupati-Wakil Bupati Purwakarta pada 2003, Kang Dedi terpilih menjadi wakil bupati. Kemudian pada 2008 terpilih sebagai bupati Purwakarta.

Sesumbarnya akan menata Situ Buleud sampai Stasiun Purwakarta ternyata benar-benar diwujudkan. Semenjak tahun 2014, situ ini diresmikan menjadi lokasi wisata yang terbuka untuk umum dan terkenal hingga ke mancanegara. 

Tidak itu saja, dibangun juga air mancur Sri Baduga di dekat sana. Dan benar juga, sepanjang situ sampai stasiun dia tata. Banyak patung di sana, meski sempat ditentang kelompok fundamentalis berbasis agama. (bersambung)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Warganet Dibuat Meleleh dengan Unggahan Kang Dedi Mulyadi, Tak Ada yang Bisa Ganti Pelukan Hangat Sosok Ini

Warganet Dibuat Meleleh dengan Unggahan Kang Dedi Mulyadi, Tak Ada yang Bisa Ganti Pelukan Hangat Sosok Ini

Denpasar | Sabtu, 22 Oktober 2022 | 08:02 WIB

Putusan Perceraian Semakin Dekat, Kang Dedi Mulyadi Selalu Ingin Bersama Sosok Ini

Putusan Perceraian Semakin Dekat, Kang Dedi Mulyadi Selalu Ingin Bersama Sosok Ini

Denpasar | Kamis, 20 Oktober 2022 | 17:08 WIB

Lirik dan Link Lagu Galau Hanya Satu Persinggahan yang Diposting Kang Dedi Mulyadi

Lirik dan Link Lagu Galau Hanya Satu Persinggahan yang Diposting Kang Dedi Mulyadi

Denpasar | Kamis, 20 Oktober 2022 | 16:51 WIB

Hasrat Ambu Anne Bercerai Belum Surut, Kang Dedi Putar Lagu Galau Lagi: 'Aku Tidak Sepadan Denganmu'

Hasrat Ambu Anne Bercerai Belum Surut, Kang Dedi Putar Lagu Galau Lagi: 'Aku Tidak Sepadan Denganmu'

Denpasar | Kamis, 20 Oktober 2022 | 16:24 WIB

Menangis? Bupati Purwakarta Anne Ratna Terlihat Sembab saat Sidang Gugat Cerai Kang Dedi Mulyadi

Menangis? Bupati Purwakarta Anne Ratna Terlihat Sembab saat Sidang Gugat Cerai Kang Dedi Mulyadi

Denpasar | Kamis, 20 Oktober 2022 | 14:54 WIB

Terkini

Skandal Suap BEM UBK Usai Bertemu Gibran di Istana, Siapa Bermain?

Skandal Suap BEM UBK Usai Bertemu Gibran di Istana, Siapa Bermain?

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 11:35 WIB

2 Calon Manajer Kopdes Merah Putih Tewas saat Latihan Militer, Ini Penyebabnya

2 Calon Manajer Kopdes Merah Putih Tewas saat Latihan Militer, Ini Penyebabnya

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 11:33 WIB

Teriak 'Kaki Saya Patah' saat Jaga Demo di DPR, Ternyata Ini Diagnosis Medis AKBP Adri Desas

Teriak 'Kaki Saya Patah' saat Jaga Demo di DPR, Ternyata Ini Diagnosis Medis AKBP Adri Desas

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 11:32 WIB

Sinopsis Tokyo Middle 30, Drama Jepang yang Dibintangi Riisa Naka

Sinopsis Tokyo Middle 30, Drama Jepang yang Dibintangi Riisa Naka

Your Say | Rabu, 24 Juni 2026 | 11:32 WIB

Anime Aksi SAKAMOTO DAYS Season 2 Umumkan Tayang Januari 2027 di Netflix

Anime Aksi SAKAMOTO DAYS Season 2 Umumkan Tayang Januari 2027 di Netflix

Your Say | Rabu, 24 Juni 2026 | 11:31 WIB

Bisakah Plastik Dibuat Lebih Mudah Terurai? Penelitian Baru Tawarkan Pendekatan Lewat Upcycling

Bisakah Plastik Dibuat Lebih Mudah Terurai? Penelitian Baru Tawarkan Pendekatan Lewat Upcycling

Lifestyle | Rabu, 24 Juni 2026 | 11:30 WIB

Purbaya Bantah Patriot Bond Mirip Tax Amnesty, Minta Investor Segera Beli

Purbaya Bantah Patriot Bond Mirip Tax Amnesty, Minta Investor Segera Beli

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 11:29 WIB

Tragedi Nobar Piala Dunia 2026: Suporter Yordania Tewas Terinjak-injak

Tragedi Nobar Piala Dunia 2026: Suporter Yordania Tewas Terinjak-injak

Bola | Rabu, 24 Juni 2026 | 11:23 WIB

Menelusuri Kehidupan Sosial Batavia di Buku Jean Gelman Taylor

Menelusuri Kehidupan Sosial Batavia di Buku Jean Gelman Taylor

Your Say | Rabu, 24 Juni 2026 | 11:15 WIB

Ronaldo Pecah Telur di Piala Dunia 2026, Pelatih Portugal Bantah Cristiano Tengah Kejar Rekor Messi

Ronaldo Pecah Telur di Piala Dunia 2026, Pelatih Portugal Bantah Cristiano Tengah Kejar Rekor Messi

Bola | Rabu, 24 Juni 2026 | 11:12 WIB