Jeka Saragih Ungkap Kisah Kelam, Pernah Dibully dan Dipalak saat SMP

Suara Denpasar Suara.Com
Jum'at, 28 Oktober 2022 | 13:53 WIB
Jeka Saragih Ungkap Kisah Kelam, Pernah Dibully dan Dipalak saat SMP
Jeka Saragih saat diundang dalam podcast Deddy Corbuzier. Dia mengaku pernah dibully dan dipalak sejak SMP di Raya, Simalungun. (Youtube Deddy Corbuzier)

Suara Denpasar – Petarung mix martial art (MMA) asal Indonesia yang saat ini menuju UFC mengungkap kisah kelam saat masih kecil. Dia pernah menjadi korban bully hingga dipalak (dimintai uang) sejak masih SMP.

Itu terjadi saat dia menempuh pendidikan di SMP 1 Raya, Simalungun, Sumatera Utara. Usianya kala itu sekitar 12 tahun. Sejak SMP, dia sudah kos, karena kampungnya jauh dari SMP yang ada di kecamatan, ditambah jalan yang rusak.

“Mulai SMP jauh dari orang tua. Harus kos. Jalan kampung rusak. Gak memungkinkan (bolak-balik). Sekolah harus kos di dekat sekolah,” kata Jeka Saragih kepada Deddy Corbuzier yang tayang daam podcast Youtube Deddy Corbuzier, Jumat (28/10/2022).

Di ketahui, Jeka Saragih asal Kampung atau Dusun Bah Pansunsang, Nagari (Desa) Siporkas. Jika dilihat dari Google Maps, memang jaraknya lumayan jauh, yakni sekitar 14 kilometer. Lebih lagi, sekitar 4 kilometer jalan menuju kampung Jeka Saragih rusak berat.

Nah, karena kos di daerah orang, maka dia dan anak-anak yang dari kampung sering dipalak oleh anak-anak dari daerah dekat dia sekolah.

“Pas kos ini saya ada yang kompas, palakin. Dibully,” katanya.

DIa mengatakan, sebagai orang dari kampung yang kos di Kecamatan Raya, tidak memiliki kawan. Akibatnya ketika sekolah di kota itu, mereka menjadi sasaran bully.

“Anak-anak kampung sana bully kita. Dia yang merokok, kita yang beliin rokok. Enak banget hidupnya,” terangnya.

Karena sering dipalak itu membuat Jeka jengah. Dia ingin mengakhiri bully-an dari anak kota dari kampung tempat mereka kos.

Baca Juga: Digugat Cerai Ambu Anne, Dedi Mulyadi Bingung Salah Apa, Gak Kemana-mana, Sama Siapa

“Ya, pikiran saya kalau gini terus sekolah gak mungkin lah. Lebih banyak uang bapak dia, daripada bapak saya,” terangnya.

Akhirnya, Jeka Saragih belajar bela diri wushu di SMPN 1 Raya. Namun bukan wushu pedang, melainkan wushu sanda. Yakni petarung. Sekadar diketahui, wushu merupakan seni bela diri dari Tiongkok yang memadukan antara Kungfu tradisional China dengan teknik tempur modern yang dikembangkan militer China.

“Belajar-belajar (wushu), lindungi adik-adik saya. Mulai berantem-berantem,” terangnya.

Bahkan, dari wushu dia berprestasi. Ikut kejuaraan di kabupaten, nasional hingga internasional bahkan jadi juara. Karena sering ikut kejuaran dan belajar wushu, dia jarang belajar. Bahkan, dia sering mendapat aduan dari anak-anak dari kampung yang kos bila masih dipalaki.

“’Bang ada yang ngompas’, ya udah, serang aja,” katanya.

“Jadi ada yang ngompas lu yang maju,” tanya Deddy.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI