Kengerian di Buleleng, Putu Ardika Habisi Nyawa Istri dan Anak di Dalam Kandungan Usia 7 Bulan

Suara Denpasar | Suara.com

Selasa, 01 November 2022 | 11:24 WIB
Kengerian di Buleleng, Putu Ardika Habisi Nyawa Istri dan Anak di Dalam Kandungan Usia 7 Bulan
Kengerian di Buleleng, Putu Ardika Habisi Nyawa Istrinya yang Hamil 7 Bulan (Polres Buleleng)

Suara Denpasar - Rumah tangga antara Putu Ardika (42) dan istrinya Luh Suteni (40) baik-baik saja. Dari pernikahan itu, suami istri asal Banjar Dinas Dauh Margi, Desa Tirtasari, Kecamatan Banjar, Buleleng ini dikaruniai dua anak.

Akan tetapi, rumah tangga yang dibangun sejak 2007 itu kandas. Kengerian terjadi ketika Putu Ardika dibakar cemburu buta. Dia membunuh istrinya yang sedang hamil anak ketiga. Saat itu, sang istri sedang mengandung dan memasuki usia 7 bulan. 

Kasubag Humas Polres Buleleng, AKP I Gede Sumarjaya menjelaskan belakangan hubungan rumah tangga keduanya sering terjadi pertengkaran dan cekcok .

Puncaknya adalah pada Kamis tanggal 27 Oktober 2022 sekira pukul 16,30 wita. Saat itu, Putu Ardika sudah ada di rumah ditemani istrinya.

Namun, saat itu terjadi keributan. Korban Luh Suteni saat itu hanya diam saja tidak mau meladeni omelan suaminya.

"Sehingga keributan yang terjadi pada saat itu tidak menemukan jalan keluar, sehingga terduga pelaku Putu Ardika merasa gelisah dan tetap dalam keadaan emosi," kata dia melalui keterangan tertulis, Selasa (1/11/2022).

Suami istri itu kemudian tidur dalam satu kamar. Namun, pada saat korban tertidur lelap dan terduga pelaku masih terjaga sekitar pukul 01.30 wita hari Jumat tanggal 28 Oktober 2022.

Saat itu, terduga pelaku langsung mendekap hidung dan mulut korban dengan menggunakan tangan kiri, dan tangan kanan pelaku mencekik leher korban sampai korban lemas.

Tak puas, pelaku kemudian mengambil alu atau alat penumbuk padi di gudang yang ada dirumah pelaku. Dia kemudian memukul korban.

Belum puas juga, dia mengambil golok dan masuk k ekamar menemui korban yang sudah bersimbah darah. Dia menggorok leher sebelah kanan korban sampai meninggal dunia.

Pelaku kemudian keluar rumah menuju rumah pamannya yang bernama Ketut Arnaya 56 tahun  tinggal di Sambangan. 

"Perbuatannya tersebut diketahui oleh orang tua pelaku sendiri yaitu Luh Prensi yang keluar rumah dan berteriak minta tolong kepada warga sekitarnya dan warga berdatangan namun belum berani melihat dan mendekati korban," kata dia.

Warga kemudian melapor ke polisi. Polisi datang olah TKP dan tak lama kemudian pelaku ditangkap.

Kepada polisi, pelaku mengaku cemburu.

"Dari hasil pemeriksaan yang dilakukan untuk sementara pelaku melakukan perbuatan tersebut karena rasa cemburu dengan korban.," kata dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Penyidik Pilah Dokumen yang Disita dari Rektorat, Terkait Dugaan Penyalahgunaan Dana SPI Unud

Penyidik Pilah Dokumen yang Disita dari Rektorat, Terkait Dugaan Penyalahgunaan Dana SPI Unud

| Senin, 31 Oktober 2022 | 18:54 WIB

Penampakan Susi, PRT Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi Nongol di Sidang hingga Dibentak Hakim

Penampakan Susi, PRT Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi Nongol di Sidang hingga Dibentak Hakim

| Senin, 31 Oktober 2022 | 15:17 WIB

Frontier Bali Tantang Koster Adu Data: Lahan Sawah yang Terdampak Tol Gilimanuk-Mengwi

Frontier Bali Tantang Koster Adu Data: Lahan Sawah yang Terdampak Tol Gilimanuk-Mengwi

| Senin, 31 Oktober 2022 | 13:32 WIB

Terkini

Smart Band untuk Apa? Kenali Fungsi dan Perbedaannya dengan Smartwatch

Smart Band untuk Apa? Kenali Fungsi dan Perbedaannya dengan Smartwatch

Tekno | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:10 WIB

Apakah 15 Mei 2026 Cuti Bersama? Cek Ketentuan Resmi SKB 3 Menteri

Apakah 15 Mei 2026 Cuti Bersama? Cek Ketentuan Resmi SKB 3 Menteri

Lifestyle | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:05 WIB

Real Madrid Buka Investigasi Resmi Buntut Keributan Federico Valverde dan Aurelien Tchouameni

Real Madrid Buka Investigasi Resmi Buntut Keributan Federico Valverde dan Aurelien Tchouameni

Bola | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:05 WIB

Investor Aset Kripto Terus Menjamur Tembus 21,37 Juta

Investor Aset Kripto Terus Menjamur Tembus 21,37 Juta

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:03 WIB

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:01 WIB

Rekening Warga Diblokir Gegara Masalah Pajak, saat Pejabat Pajak Diduga Korupsi

Rekening Warga Diblokir Gegara Masalah Pajak, saat Pejabat Pajak Diduga Korupsi

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:00 WIB

Kepala Daerah dan PPPK Tak Perlu Khawatir, Pelaksanaan Pasal 146 UU HKPD Akan Diatur Melalui UU APBN

Kepala Daerah dan PPPK Tak Perlu Khawatir, Pelaksanaan Pasal 146 UU HKPD Akan Diatur Melalui UU APBN

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:00 WIB

Saat Rupiah Melemah, Apakah Side Hustle Jadi Jawaban Keresahan Finansial?

Saat Rupiah Melemah, Apakah Side Hustle Jadi Jawaban Keresahan Finansial?

Your Say | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:00 WIB

Prabowo di KTT ASEAN: Dunia Sedang Genting, BIMP-EAGA Harus Lebih Adaptif dan Berdampak

Prabowo di KTT ASEAN: Dunia Sedang Genting, BIMP-EAGA Harus Lebih Adaptif dan Berdampak

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 07:53 WIB

Lampaui Tahun Lalu, INABUYER 2026 Catat Potensi Transaksi Rp2,2 Triliun

Lampaui Tahun Lalu, INABUYER 2026 Catat Potensi Transaksi Rp2,2 Triliun

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 07:49 WIB