Bejat! Ayah Perkosa Anak dan Keponakan Berkali-kali di Tabanan Bali: Maaf, Saya Khilaf

Suara Denpasar Suara.Com
Sabtu, 05 November 2022 | 04:00 WIB
Bejat! Ayah Perkosa Anak dan Keponakan Berkali-kali di Tabanan Bali: Maaf, Saya Khilaf
I Kadek EA, ayah perkosa anak di Tabanan, Bali. (Beritabali.com)

Suara Denpasar - Kelakuan pria berinisial I Kadek EA (42) ini begitu bejat. Pria yang tinggal Tabanan, Bali ini memerkosa anak dan keponakannya sendiri berinisial KAB (13) dan LPA (14). Meski perbuatannya sudah berlangsung berkali-kali, dia mengaku khilaf.

Kapolres Tabanan AKBP Ranefli Dian Candra membeberkan, perkosaan ini sudah berlangsung sejak 2019. Saat itu, anak dan keponakannya masih SD. Perkosaan berlanjut sampai keduanya SMP. 

Kasus ini baru terbongkar setelah guru di SMP melihat KAB (13) kerap murung dan tidak bisa mengikuti pelajaran sebagaimana mestinya. Setelah dilakukan konseling akhirnya terungkap bahwa KAB diperkosa ayahnya.

“Terungkap adanya tindak pelecehan ini lalu dilaporkan ke polisi oleh guru korban,” kata AKBP Dian Candra, Kamis, (3/11).

KAB mengaku diperkosa sang ayah di wilayah Kediri, Tabanan. Sang anak sudah lupa waktu dan tangganya. Yang diingat korban, sang ayah membawanya ke dalam kamar, disuruh buka baju dan terjadi pelecehan seksual.

Perbuatan itu kembali dilakukan pada 2019 pada sore hari. KAB dan LPA dibawa pelaku ke dalam kamar bengkel milik tersangka di Tabanan. I Kadek EA melakukan kekerasan seksual kepada keduanya.

Yang terakhir adalah terjadi pada 14 November 2022 malam hari. Perbuatan itu dilakukan di bengkel tersangka di Tabanan. Sang keponakan, LPA mengaku dilecehkan oleh sang paman sebanyak tiga kali.

Ketika ditunjukkan kepada wartawan, dia mengaku melakukan kekerasan seksual terhadap anak dan keponakannya karena hasrat seksualnya tak tersalurkan. Alasannya, sang istri sakit sehingga tidak mau berhubungan badan dengannya.

“Saya khilaf dan minta maaf pada keluarga,” kata I Kadek EA.

Baca Juga: Tabrak Motor, Avanza Terperosok ke Selokan, 6 Orang Masuk Rumah Sakit

AKBP Ranefli menjelaskan, pihak Polres Tabanan juga menjadwalkan pemeriksaan psikologis kedua korban yang saat ini duduk sebagai siswi SMP di Tabanan. Pemeriksaan mental juga akan dilakukan terhadap I Kadek EA. 

“Termasuk ibu korban juga akan kami jadwalkan pemeriksaan," terangnya.

Dia menjelaskan, pemeriksaan psikologis korban, rencananya akan dilakukan di rumah para korban. Namun, apabila  pemeriksaan tidak memungkinkan dilakukan di rumah korban, maka akan dilakukan di rumah aman atau safe house. Begitu juga pemeriksaan psikologis terhadap ibu korban. 

“Ini untuk melihat trauma pada kedua korban,” jelasnya. (Beritabali.com)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI