Sementara itu penyelenggara kegiatan Dian Paramita (Digital Organizer 350.id Indonesia) saat ditemui mengatakan bahwa krisis iklim disebabkan oleh pembakaran energi kotor fosil seperti batu bara dan bensin sehingga terbuangnya emisi ke udara.
"Kami percaya krisis iklim terjadi karena itu sehingga harus ada transisi energi terbarukan seperti matahari atau angin sehingga kita gak lagi membakar fosil yang menyebabkan polusi dan masyarakat akan lebih mandiri, kita tidak lagi bayar listrik karena sudah mendapat energi dari matahari dan angin," kata perempuan yang akrab disapa Dian itu.
Selanjutnya ia mengatakan komunitasnya mendukung transisi energi, namun transisi energi tersebut baru akan terjadi jika ada perubahan sistem atau kebijakan dari pemerintah. (*/Aryo)