Suara Denpasar - Dedi Mulyadi memiliki alasan kuat menyembunyikan status anak sulungnya yakni Maulana Akbar atau A Ula.
Tujuannya agar A Ula bisa tetap akur dengan dua adiknya dari pernikahan Kang Dedi dengan Anne Ratna Mustika.
Mantan bupati Purwakarta dua periode tersebut juga tidak berharap anaknya merasa memiliki ibu tiri.
Sebab, dirinya dan Neng Anne berkomitmen semua anak adalah anak kandung dan harus diberlakukan sama.
Hal tersebut diungkapkan Kang Dedi saat ulang tahun Maulana Akbar ke-23. "Dulu kadang waktu dia usianya 7 tahun, 8 tahun, dia mungkin bingung, bingungnya kok nenek saya sama kakek-kakek saya kok beda sama nenek dan kakeknya Yudistira (anak kedua Yudistira Manunggaling Rahmaning Hurip)," kata Kang Dedi Mulyadi, seperti yang diunggah di KDM Channel, dikutip pada Selasa (8/11/2022).
Untuk diketahui, A Ula adalah anak hasil pernikahan Kang Dedi dengan Sri Widyawati. Istri pertamanya meninggal setelah tiga bulan melahirkan A Ula akibat kanker rahim seberat tiga kilogram.
Untuk menyembunyikan status A Ula, anggota DPR RI ini juga menyembunyikan raport dan akte anaknya. Demikian, dia tahu bahwa A Ula merasa sedikit janggal karena saat ulang tahun kakek neneknya yang datang berbeda dengan kakek nenek adiknya.
"Saya selalu menyembunyin buku rapornya dan saya selalu menyembukyikan akta kelahirannya, kenapa saya melakukan tindakan itu, saya melakukn tindakan itu, hanya satu hal, ingin dalam diri AA tidak ada kalimat ibu tiri, ingin dalam diri AA ibunya AA ibunya Yudistira ibunya nininag (Hyang Sukma Ayu Mulyadi Putri) itu sama," tukas dia.***