"Saluran air kecil. Sebagian ketutup. Ini sederhana kalau ga dibongkar, kasih lobang yang lebih banyak. Ada alat ndak? Kalau ga ada, saya ada backhoe, saya keluarin," tandasnya lagi.
Menurutnya, jalan yang tergenang akan merugikan banyak hal. Jelas aktivitas masyarakat terganggu.
Kedua, aspal jalan tak akan bertahan lama jika terus menerus tergenang.
"Sebenarnya dari sisi kewajiban, saya tak punya kewajiban apapun soal itu (banjir). Saya bukan bupati lagi. Tapi di perjalanan dapat Whatsapp terus-terusan, keluhan banjir. Demi kepentingan warga dan secara luas, saya coba berkunjung," kata Dedi Mulyadi seakan memberikan sentilan untuk Bupati Anne Ratna Mustika.***