Pintu Masuk Unud Ditutup karena G20, Diskusi Mahasiswa Dibubarkan, BEM: Preseden Buruk!

Suara Denpasar | Suara.com

Senin, 14 November 2022 | 14:31 WIB
Pintu Masuk Unud Ditutup karena G20, Diskusi Mahasiswa Dibubarkan, BEM: Preseden Buruk!
Rovin Bou/ Suara Denpasar

Suara Denpasar - Pintu masuk Universitas Udayana (Unud)) di Jalan Sudirman, Denpasar, Bali tiba-tiba ditutup demi gelaran G20 yang berlangsung di Nusa Dua, Senin (14/11/2022). Bahkan, diskusi mahasiswa dibubarkan.

Seorang petugas security kampus yang sedang berjaga di pintu keluar mengaku pintu tersebut ditutup untuk mengikuti Surat Edaran Gubernur Bali, I Wayan Koster terkait work from home selama perhelatan G20. Akibatnya, banyak mahasiswa terpaksa berbalik arah untuk masuk dari pintu keluar, Senin (14/11/2022)

"Jadi selama lima hari kampus akan ditutup mulai hari ini (Senin, 14/11) sampai Kamis (17/11/2022)," kata security yang tidak mau menyebutkan namanya itu.

Sebelumnya beredar poster ajakan diskusi terbuka yang diinisiasi oleh mahasiswa Universitas Udayana yang menamakan diri sebagai Indonesian People Assembly (IPA). Selebaran itu bertuliskan Musyawarah Rakyat Indonesia Menentang G20 di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Universitas Udayana.

Karena pintu masuk kampus ditutup, peserta diskusi tersebut akhirnya menggelar diskusi di tangga gedung Student Centre Univerisitas Udayana di Jalan Dr. Goris. 

Saat diskusi sedang berlangsung peserta diskusi didatangi oleh pihak kampus untuk melakukan screening dengan alasan selain mahasiswa Udayana tidak boleh melakukan diskusi di dalam lingkungan kampus Unud.

Situasi itu sempat bersitegang karena peserta diskusi menolak untuk discreening yang berbuntut pada pembubaran diskusi. 

Ketua BEM Unud, Darryl Dwi Putra menyatakan, tindakan intervensi kampus terhadap peserta diskusi itu merupakan pembungkaman ruang demokrasi. 

"Perlu digarisbawahi, bahwa ada penyempitan ruang demokrasi yang hari ini dilakukan dengan berbagai cara. Bahkan tadi ada banyak intel yang datangi peserta diskusi dan saya rasa itu adalah bentuk pembungkaman atau represif terhadap peserta diskusi," tegas Darryl Dwi Putra.

Terkait pintu kampus yang ditutup, dia mengaku penutupan pintu kampus itu tidak diketahui oleh mahasiswa.

"Tidak ada informasi soal penutupan pintu kampus sehingga dapat disimpulkan ini menjadi preseden buruk bagi kampus," kata dia.

"Ya kita sepakat bahwa hari ini forum diskusi harus tetap dibuat, terkait G20 kita mau menolak atau mendukung itu kan berbeda, tapi sampai pintu kampus ditutup dan diskusi hari ini dibubarkan dapat saya simpulkan bahwa kampus dilabel sebagai corong penguasa," lanjutnya.

Sementara, Budi saat dipercaya untuk memberikan orasi singkat dalam forum itu mengatakan bahwa, pembubaran diskusi yang dilakukan pihak kampus telah menunjukan mental kampus yang jauh dari semangat akademik. 

"Hari ini kita telah ditunjukkan watak yang sebenarnya dari sistem setengah jajahan setengah feofal, kampus Udayana melegitimasi watak antidemokrasi itu sendiri. Kampus Udayana telah jauh dari semangat pendidikan yang ilmiah, demokratis dan mengabdi kepada masyarakat," paparnya.

Mahasiswa Universitas Udayana itu juga mengatakan bahwa sejauh ini diskusi-diskusi yang bersifat kontranarasi selalu berujung pada pembubaran. 

"Kampus yang sejatinya menjadi mimbar akademik untuk perdebatan segala macam ide dan wacana, justru diarahkan pada pembubaran. Diskusi-diskusi yang kontra narasi dengan pemerintah selalau diintimidasi," kata budi yang merupakan pusdekdok dalam komunitas Indonesian People Assembly (IPA). (*/Aryo)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Joe Biden Tiba di Bali, Netizen Suruh Makan Sate Pan Bingin dan Tanya Mana Vladimir Putin

Joe Biden Tiba di Bali, Netizen Suruh Makan Sate Pan Bingin dan Tanya Mana Vladimir Putin

| Senin, 14 November 2022 | 13:28 WIB

Jokowi Sambut Presiden Uni Emirat Arab di Solo untuk Resmikan Masjid: Biden Cukup Sandiaga Uno

Jokowi Sambut Presiden Uni Emirat Arab di Solo untuk Resmikan Masjid: Biden Cukup Sandiaga Uno

| Senin, 14 November 2022 | 09:28 WIB

Sisi Kelam KTT G20 di Bali! Warga Diintimidasi hingga Rapat Internal YLBHI Dibubarkan Paksa Aparat

Sisi Kelam KTT G20 di Bali! Warga Diintimidasi hingga Rapat Internal YLBHI Dibubarkan Paksa Aparat

| Senin, 14 November 2022 | 09:27 WIB

Rapat Internal di Sanur Dibubarkan, YLBHI Tuding Aparat dan Pecalang Anti Demokrasi

Rapat Internal di Sanur Dibubarkan, YLBHI Tuding Aparat dan Pecalang Anti Demokrasi

| Senin, 14 November 2022 | 09:03 WIB

Pernyataan Resmi Masyarakat dan Aliansi Sulawesi Terkait KTT G20 di Nusa Dua, Bali

Pernyataan Resmi Masyarakat dan Aliansi Sulawesi Terkait KTT G20 di Nusa Dua, Bali

| Minggu, 13 November 2022 | 21:26 WIB

Batal Datang ke Bali, Luhut Kena Prank Elon Musk?

Batal Datang ke Bali, Luhut Kena Prank Elon Musk?

| Minggu, 13 November 2022 | 16:56 WIB

Terkini

Jokowi Bakal Main Film Kolosal Dayak? Panglima Jilah Sebut Jadi Pemeran Utama

Jokowi Bakal Main Film Kolosal Dayak? Panglima Jilah Sebut Jadi Pemeran Utama

Kalbar | Rabu, 20 Mei 2026 | 23:26 WIB

Operasi Pasar Murah Pontianak 2026, 6.000 Paket Sembako Dijual Jelang Idul Adha

Operasi Pasar Murah Pontianak 2026, 6.000 Paket Sembako Dijual Jelang Idul Adha

Kalbar | Rabu, 20 Mei 2026 | 23:16 WIB

Kalimantan Barat Jadi Penyumbang Titik Panas Terbesar, Karhutla Dikhawatirkan Meluas

Kalimantan Barat Jadi Penyumbang Titik Panas Terbesar, Karhutla Dikhawatirkan Meluas

Kalbar | Rabu, 20 Mei 2026 | 22:58 WIB

8 Fakta Kasus Ahmad Bahar dan GRIB Jaya, dari Dugaan Penyanderaan hingga Berujung Damai

8 Fakta Kasus Ahmad Bahar dan GRIB Jaya, dari Dugaan Penyanderaan hingga Berujung Damai

Jakarta | Rabu, 20 Mei 2026 | 22:48 WIB

Pria di Bulukumba Sewa PSK Pakai Uang Hasil Mencuri Sapi

Pria di Bulukumba Sewa PSK Pakai Uang Hasil Mencuri Sapi

Sulsel | Rabu, 20 Mei 2026 | 22:45 WIB

PTBA Bangkitkan UMKM Sawahlunto di Hari Kebangkitan Nasional, Pelaku Usaha Lokal Naik Kelas

PTBA Bangkitkan UMKM Sawahlunto di Hari Kebangkitan Nasional, Pelaku Usaha Lokal Naik Kelas

Sumsel | Rabu, 20 Mei 2026 | 22:36 WIB

Mengapa Berita Perubahan Iklim di Indonesia Masih Dangkal? Ini Temuan Mengejutkan AIC

Mengapa Berita Perubahan Iklim di Indonesia Masih Dangkal? Ini Temuan Mengejutkan AIC

Sulsel | Rabu, 20 Mei 2026 | 22:34 WIB

Jaksa Ungkap Ada Kode Amplop 1 untuk Dirjen Bea Cukai Djaka Budi dalam Kasus Blueray

Jaksa Ungkap Ada Kode Amplop 1 untuk Dirjen Bea Cukai Djaka Budi dalam Kasus Blueray

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 22:34 WIB

Menlu Sugiono Pastikan Pemerintah Terus Upayakan Pemulangan 9 WNI dari Israel

Menlu Sugiono Pastikan Pemerintah Terus Upayakan Pemulangan 9 WNI dari Israel

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 22:24 WIB

Menteri PPPA Respons Dugaan Kadis P3A Sarankan Korban Kekerasan Seksual Nikahi Pelaku

Menteri PPPA Respons Dugaan Kadis P3A Sarankan Korban Kekerasan Seksual Nikahi Pelaku

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 22:20 WIB