Suara Denpasar – Eks Kapolres Baubau, AKBP Erwin Pratomo menjelaskan soal kabar dugaan perselingkuhan Kasatlantas Baubau Iptu Jajat Sudarajat (JS) yang menyeret istrinya, Ni Luh Utari alias Tari Erwin Pratomo. Erwin mengatakan bahwa justru dirinya yang melaporkan dugaan kasus yang saat ini sedang diperiksa Bidang Propam Polda Sulawesi Tenggara (Sultra) tersebut.
Hal itu disampaikan dalam kolom komentar di sejumlah channel Youtube yang mengunggah kasus dugaan perselingkuhan Iptu Jajat Sudrajat dengan istri Kapolres. Akun Youtube itu menggunakan nama Erwin Pratomo WL' 2002.
Ketika dikonfirmasi, AKBP Erwin Pratomo membenarkan itu adalah akun miliknya. Dan yang berkomentar berupa klarifikasi itu adalah dirinya.
“Ya, itu (akun Youtube Erwin Pratomo WL' 2002, Red) saya,” aku Erwin melalui pesan WhatsApp, Senin (14/11).
Dari penelusuran Suara Denpasar, akun Youtube Erwin Pratomo WL’ 2002 memberikan pernyataan melalui kolom komentar di sejumlah channel Youtube. Terutama channel Youtube sejumlah media massa. Salah satunya kanal Youtube Suaradotcom dalam video berjudul “Istri Diduga Selingkuh Dengan Kasat Lantas, Kapolres Baubau Dicopot”.
Erwin menyatakan bahwa perihal pemberitaan tersebut, semua berita yang beredar banyak yang mendzolimi dan memfitnah istrinya.
“Namun hal tersebut tidak membuat RT (rumah tangga, Red) kami bermasalah,” tulis Erwin.
Dalam hal ini, Erwin pun ingin menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh keluarga besarnya dan keluar besar istrinya atas pemberitaan dan ketidaknyamanan berita yang terjadi. Menurut dia, kasus ini merupakan proses pendewasaan bagi pihaknya dalam mengambil langkah-langkah untuk ke depannya.
Erwin menyatakan, dengan kejadian ini banyak oknum-oknum yang ingin memanfaatkan, sehingga beritanya tambah menjadi-jadi. Lanjutnya, dengan kenyataan yang terjadi kepada diri dan istrinya, maka dia bisa menjawab isu-isu yang berkeliaran.
Baca Juga: Akhirnya Denise Chariesta Posting Foto Regi Datau, Netizen: Makin Memperjelas!
“Hingga sampai saat ini, hubungan kami masih harmonis, utuh, dan kuat,” tegas mantan Wakapolres Badung, Bali medio 2015-2017 ini.
![Penjelasan AKBP Erwin Pratomo dalam kolom komentar Youtube. [Youtube Suaradotcom]](https://media.suara.com/suara-partners/denpasar/thumbs/1200x675/2022/11/14/1-klarifikasi-erwin-pratomo.jpg)
Erwin juga menyatakan bahwa masalah ini justru dia yang melaporkan tindakan JS kepada istrinya. Dia tidak menjelaskan telah melapor kepada siapa atau instansi apa. Apakah ke Bidang Propam Polda Sultra atau pihak mana. Juga tidak menjelaskan tindakan apa yang dilakukan JS terhadap istrinya.
“Saya mengatakan bahwa benar saya yang telah melaporkan atas tindakan yang telah dilakukan saudara JS terhadap istri saya,” terang mantan Kapolsek di Denpasar Barat (Denpasar), Kediri (Tabanan), dan Negara (Jembrana) ini.
Pria kelahiran Madiun pada 1979 ini memungkasi penjelasannya terkait kabar soal operasi tangkap tangan (OTT) di kamar hotel.
“Bahwa tidak benar adanya OTT dalam sebuah kamar hotel oleh pihak Polda Sultra terkait terjadinya dugaan perselingkuhan,” pungkas bapak lima anak ini dalam klarifikasi yang disebar di kolom komentar sejumlah channel Youtube. (*)