Suara Denpasar - Ada pengakuan mengejutkan diungkapkan oleh Anne Ratna Mustika.
Bupati Purwakarta tersebut mengaku menjadi korban kekerasan dalam rumah tangga atau KDRT yang dilakukan sang suami, Dedi Mulyadi.
Kekerasan dalam rumah tangga tersebut bukan dalam tindakan fisikz tapi psikologis. Hal tersebut dikutip denpasar.suara.com dalam kanal Yotuube@Juragan77, Selasa (15/11/2022).
“Omongan yang dilontarkan berdampak terhadap psikologis saya. Dulu tidak punya keberanian, sekarang saya merasa sudah cukup," demikian katanya.
Mungkin saja yang dimaksud Neng Anne, panggilan akrab untuk Anne Ratna Mustika karena Kang Dedi sering berbicara top to the point atau ceplas-ceplos.
Selain itu gugatan cerai yang dilayangkan Neng Anne ke Pengadilan Agama (PA) Purwakarta juga terkait dengan nafkah batin maupun sang suami telah dinilai melanggar Syariat Islam.
Nafkah batin yang dimaksud adalah soal perhatian dan kasih sayang sang suami kepada dirinya yang belakangan dirasa luntur.
Neng Anne juga mengatakan bahwa Kang Dedi memang selama ini jarang kumpul dengannya sejak 2020 lalu karena tinggal beda rumah dinas.
Jika datang ke Neng Anne hanya membawa satu koper kecil dan di kediaman Neng Anne sendiri sudah tidak ada barang pribadi mantan Bupati Purwakarta dua periode tersebut.
Baca Juga: Siapa Surya Utama yang Diserang Denise Chariesta? Dituding Melindungi Sosok RD
Yang tak kalah penting adalah selama ini sebagai seorang istri.
Neng Anne tidak pernah diajak bicara dan tidak tahu soal pengeluaran uang suaminya.
Padahal, dalam sebuah rumah tangga keterbukaan sangat penting. Begitu juga soal urusan materi. ***