Suara Denpasar - Seorang ibu di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat Ida Farida menerjang reruntuhan dan menerobos jalan yang terputus setelah gempa terjadi dengan kekuatan 5,6 magnitudo. Hal tersebut dilakukan untuk menyelamatkan anak perempuannya, Siti Hamdal.
Buah hatinya tersebut tertimpa atap rumah setelah gempa terjadi. Ibu yang berasal dari Desa Benjot, Kecamatan Cugenang tesebut kini dirawat di RSUD Sayang, Kabupaten Cianjur.
Dia menceritakan setelah menyelamatkan anaknya, dia menerobos jalan-jalan yang terputus menuju rumah sakit.
Saat itu, dia mengatakan akses jalan belum bisa dibuka,. "Saya terobos-terobos. Lewat sawah-sawah saya, berjuang demi anak daripada kenapa-kenapa,” ujar Ida dikutip dari Antara, Selasa (12/11/2022).
Dia mengatakan tempat tinggalnya merupakan kawasan pegunungan. Saat gempa terjadi dia sedang di rumah berkumpul dengan empat anaknya.
Lau terjadi gempa dan membuat akses jalan utama terputus reruntuhan dan longsoran.
Tak hanya itu, genpa juga membuat listrik padam, jalanan tertimbun longsor dan meluluhlantakkan bangunan rumah.
Setelah menyelamatkan satu anaknya, dia bersama tiga anaknya yang lain keluar dari desa dengan menggunakan sepeda motor.
Saat di jalan, dia ingat masih merasakan gempa susulan terasa.
Baca Juga: Siap-siap Alaw Haf Kasih Diskon Harga Foto Panas Jika Timnas Wales Lolos Babak Grup Piala Dunia 2022
"Berhenti berjalan untuk mengawasi keadaan," kata dia.
Akibat gempa itu, anaknya yang bernama Siti terluka parah di bagian kepala tertimpa atap rumah sebelum menjalankan shalat dzuhur. Sehingga, ia segera dilarikan ke Puskesmas Cisau.
Disana, Siti mendapatkan pertolongan pertama berupa jahitan kepala. Sementara tiga anak Ida lainnya diungsikan ke rumah saudaranya yang lebih aman dari gempa, karena takut gempa susulan terjadi kembali.
“Masih nyut-nyutan, baru dikasih obat,” ujar Siti.
Saat ini, Siti masih menjalani perawatan setelah trauma akibat gempa tersebut. Seperti penyintas lainnya, Siti berharap segera pulih, dan Ida mendapat bantuan dari pemerintah setelah rumahnya luluh lantak.
Dari laporan BMKG, gempa bumi terjadi pukul 13.21 WIB, Senin, 21 November 2022. Gempa berpusat di 10 km arah barat daya dari Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, dengan kedalaman gempa 10 km. Gempa tidak berpotensi tsunami.(Antara)