“Lugu kamu, ya?” tanya Uya Kuya.
Sesampainya di hotel, handphone Aris Rusdiyanto berdering terus ada panggilan telepon masuk. Feby mengaku sempat mengintip, si penelepon tertulis atas nama Kapolda. Lantas Aris bilang jangan berisik karena Kapolda telepon.
“Aku kan kepo-kepo. Pas aku dengerin, kok suaranya perempuan,” kata dia.
“Kapoldanya perempuan kali,” tanya Uya Kuya lantas tertawa.
“Nggak tahu aku. Yang aku tahu laki-laki,” kata Feby Sharon.
Dari penelusuran Suara Denpasar, pada tahun 2009, ada dua kali pergantian Kapolda Kepri. Dari ketiganya adalah laki-laki. Yakni dari Brigjen Indradi Thanos ke Brigjen Didik Mulyana Arief pada 27 Januari 2009, kemudian ke Brigjen Pudji Hartanto Iskandar pada 4 September 2009. Dan dalam sejarahnya, hanya ada satu Kapolda perempuan di Indonesia, yakni Kapolda Banten Brigjen (Purn) Rumiah Kartoredjo pada 2008.
Akhirnya Feby pun meraih HP Aris Rusdiyanto dan menanyakan siapa ini. Kala itu, perempuan itu malah teriak-teriak dan memakinya dengan kata kasar berupa sebutan binatang.
“Aku kaget. Lalu aku bilang ini siapa? Aris lalu bilang ‘diam, diam’,” jelas dia.
Setelah itu teman Aris sesama polisi datang menemuinya di hotel. Kemudian mengatakan bahwa Aris memang sudah memiliki istri lain. Istri Aris Rusdiyanto adalah Melani Rizki Hayu, yang menjadi ibu Bhayangkari.
Baca Juga: Ridwan Kamil Sebut Banyak Anak Santri Mau Belajar Agama Meninggal saat Gempa Cianjur
“Nah di situ aku kaget, syok,” aku Feby Sharon.
Belakangan, Feby Sharon malah mengaku mendapat informasi lain bahwa Aris Rusdiyanto memiliki istri lain lagi. Total yang dia ketahui ada empat. (*)