Suara Denpasar - Gus Dur dulu pernah mengatakan, hanya ada tiga polisi jujur di Indonesia. Pertama, polisi tidur, kedua patung polisi dan ketiga adalah Jenderal Polisi (Purn.) Drs. Hoegeng Imam Santoso.
Ia, Hoegang adalah satu tokoh kepolisian Indonesia yang pernah menjabat sebagai Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia ke-5.
Hoegeng terkenal sebagai polisi paling berani dan jujur di Indonesia oleh media dan masyarakat. Namun tak banyak yang tahu tentang kehidupan pribadinya. Seperti apa?
Di luar dinas kepolisian Hoegeng terkenal dengan kelompok pemusik Hawaii, The Hawaiian Seniors, selain ikut menyanyi juga memainkan ukulele.
Kegiatan Hoegeng tersebut sempat ditampilkan di TVRI, namun kemudian dicekal oleh Pangkopkamtib Laksamana Sudomo dengan alasan tidak sesuai dengan kepribadian Bangsa Indonesia.
Setelah pencekalan itu, Hoegeng lebih banyak menghabiskan waktunya untuk berkebun di kebunnya yang kecil di seputaran Jonggol, Bogor.
Selain berkebun ia juga kerap menghabiskan waktunya untuk melukis, hobi yang sudah ia lakukan sejak ia masih muda.
Gaya lukisannya cenderung naturalis. Mulanya ia gemar melukis potret manusia, namun lama kelamaan lebih sering melukis pemandangan dan bunga.
Semasa masih menjabat sebagai Kapolri, ia menolak menjual lukisanya. Namun setelah pensiun, Hoegeng baru mau menjual karya-karyanya untuk keperluan pribadi atau untuk keperluan sosial.
Baca Juga: Menengok Keputusan MK: Apakah Jokowi Bisa Jadi Cawapres 2024?
Hoegeng wafat di Jakarta pada tanggal 14 Juli 2004 dalam usia 82 tahun dan dimakamkan di Taman Pemakaman Bukan Umum (TPBU) Giri Tama, Kemang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. (*)