Suara Denpasar - Kang Dedi Mulyadi masih terus melakukan langkah-langkah untuk turut membantu korban gempa Cianjur.
Diketahui, suami Bupati Purwakarta, Anne Ratna Mustika itu telah berada di Cianjur sejak malam pertama terjadinya gempa.
Meski harus bolak-balik dari kediamannya ke Cianjur, namun Kang Dedi merasa hal ini menjadi sebuah keharusan baginya untuk terjun langsung ke lokasi gempa.
"Ini aspek kemanusiaan yang memang penting, dan kabupaten Cianjur merupakan tempat kelahiran istri saya dan tanah leluhur Nyi Hyang Sukma Ayu," tutur Kang Dedi mengungkapkan alasannya.
Dilansir dari YouTube KDM Channel, baru-baru ini Kang Dedi bahkan mengutus timnya untuk menjemput dua orang bapak-bapak paruh baya korban gempa Cianjur.
Dua bapak itu dijemput untuk kemudian diajak oleh Kang Dedi nginep di hotel agar bisa beristirahat dengan nyaman.
Tak sendiri, dua bapak ini masing-masing juga turut membawa seorang anaknya.
"Saya meminta tim saya untuk menjemput dua keluarga," tutur Kang Dedi.
Jika diperhatikan, dua keluarga yang terdiri dari bapak dan seorang anak ini ternyata memiliki kesamaan nasib dengan masa lalu Kang Dedi Mulyadi.
Baca Juga: Andi Arief Sebut Presiden Jokowi Sedang dalam Posisi Melemah di Mata Parpol
Ya, kedua bapak-bapak itu baru saja menjadi duda lantaran istrinya meninggal dalam bencana gempa bumi yang mengguncang Cianjur sepekan lalu.
"Yang satu istri atau ibu dari anak-anaknya meninggal tertimpa (reruntuhan) di dapur, yang satu lagi ibu dan bayinya meninggal saat gempa," jelas Kang Dedi dengan raut menahan kesedihan.
Jika publik ingat, Kang Dedi Mulyadi juga dulunya memiliki nasib yang sama dengan mereka.
Kang Dedi pernah menjadi duda beranak satu lantaran istrinya meninggal karena sakit kanker.
Tiga tahun sejak meninggalnya sang istri, Kang Dedi membesarkan putra sulungnya yang bernama Maula Akbar seorang diri.
Entah apakah karena kesamaan nasib ditinggal mati istri inikah yang membuat Kang Dedi lantas memutuskan untuk memboyong kedua duda dan anaknya itu ke hotel.