Kata JK! Lucu, Ahoker Belum Move On, Tak Paham Demokrasi

Suara Denpasar Suara.Com
Kamis, 01 Desember 2022 | 11:20 WIB
Kata JK! Lucu, Ahoker Belum Move On, Tak Paham Demokrasi
Jusuf Kalla atau JK mantan Wakil Presiden periode 2004-2009 dan 2014-2019 bincang-bincang dengan Rocky Gerung di kanal YouTube (YouTube)

Suara Denpasar - Jusuf Kalla (JK), mantan Wakil Presiden periode 2004-2009 dan 2014-2019 mengaku sampai sekarang dirinya dimusuhi Ahoker, sebutan pendukung Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.

Sebab, JK di tuding sebagai aktor di balik kekalahan jago mereka dalam Pilkada DKI saat melawan rival berat Anies Baswedan.

Pernyataan itu diungkap JK saat bincang-bincang dengan filsuf sekaligus pengamat politik Rocky Gerung.

"Sekarang para Ahokers yang waktu itu kalah pemilu sampai sekarang masih marah, ya artinya tidak paham demokrasi," demikian katanya seperti dikutip denpasar.suara.com, Kamis (1/12/2022) dalam kanal YouTube Rocky Gerung.

Untuk diketahui dalam pemilihan tersebut Anies Baswedan yang berpasangan dengan Sandiaga Uno berhasil mengalahkan paket Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok-Djarot Saiful Hidayat.

Di mana hasilnya dalam pleno KPU DKI Jakarta, pasangan Ahok-Djarot hanya meraih 42,04 persen suara, sedangkan Anies-Sandi mendapat 57,96 suara.

Majunya Anies-Sandi sendiri memang tak lepas dari campur tangan JK. Di mana saat masih berada di New York, Amerika Serikat. Dirinya yang menghubungi tokoh-tokoh Partai Gerindra dan PKS.

"Semua tahu saya dukung Anies dan dalam beberapa jam saja Gerindra dan PKS langsung dukung," sebutnya.

Terkait Pilpres 2024 nanti, dirinya tetap terbuka dengan semua pihak. Termasuk juga dengan kader Golkar dan partai lain.

Baca Juga: Heboh Dede Budhyarto "Khilafuck", Rocky Gerung: Kalo Ikut Sumpah Pemuda Bisa Ditempeleng Kunyuk Ini

"Airlangga datang ke sini konsultasi saya terima. Pak Prabowo mengundang kita datang, Muhaimin undang silaturahmi di Makassar saya terima," jelas dia kepada Rocky Gerung.

Sebelumnya, terkait Pemilihan Presiden 2024. JK mengungkapkan empat kriteria pemimpin Indonesia. Pemilihan pemimpin tentu tidak boleh main-main.

Sebab, Indonesia adalah bangsa yang besar. Kriteria pemimpin versi JK di antaranya adalah: punya kriteria pemimpinan yang kuat, pengalaman, memiliki tingkat kecerdasan serta intelektual yang baik, dan terakhir adalah rekam jejak yang baik. ***

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI