Suara Denpasar - Baru kali ini jadwal tayang Youtube Kang Dedi Mulyadi mendapat komentar yang pedas dari warganet. Biasanya konten YouTube Kang Dedi Mulyadi Channel selalu ditunggu-tunggu. Namun berbeda dengan konten kali ini.
Konten dengan status menunggu untuk ditayangkan tersebut mendapat komentar dari seorang yang mengatakan konten tersebut tidak berfaedah. Sementara yang lainnya mengatakan bosan lihat muka bohongan.
Hal tersebut karena konten dalam Youtube Kang Dedi Mulyadi Channel itu hendak menayangkan sosok Yessi yang viral karena batal nikah dengan Ryan Dono.
Konten itu diberi judul 'Bapaknya Yessi Ternyata Anggota TNI AD - Rajin Pelihara Kambing-Jualan Gas dan Galon'.
Menanggapi Konten Kang Dedi yang sedang dalam status 'menunggu' itu, seorang berkomentar menohok.
"Heran yang begini kok masih dijadikan konten? Faedah nya apa?" tulis akun jiwa raga.
Sementara yang lainnya mengaku bosan melihat sosok Yessi dalam konten YouTube Kang Dedi tersebut. Mereka meminta Kang Dedi untuk fokus pada konten membantu orang.
"Bosan lihat muka bohongan," komentar akun wars wars.
"Konten yang bantu orang aja, jangan urus hidup si yesi, bosan, jijik saya," kata yang lainnya.
Bahkan saat video tersebut udah ditayangkan masih mendapat hujatan. Akun youtube yang sama yaitu 'jiwa raga' mengatakan bahwa konten Kang Dedi tersebut hanya untuk mengejar views (penonton).
"Hadeuh yang begini lagi begini lagi kirain udahan konten nya ternyata masih lanjut kayak sinetron gak ada faedahnya. Konten yang berfaedah masih banyak loh pak jangan hanya ngejar views doang ah," komentar akun jiwa raga, Senin (12/12).
Namun ada juga yang membela Yessi ketika melihat kondisi rumahnya dalam Youtube Kang Dedi.
"Kalau lihat gini kasihan Yesi, ya, pantes pengin bahagiakan ortunya dulu kalau lihat kondisinya gini," kata ayra febriyanti.
Diketahui, sebelumnya Yessi dan Ryan Dono gagal menikah karena dikabarkan menurut Ryan Dono mahar Yessi berupa sertifikat rumah.
Dalam perseteruan tersebut Yessi lah yang paling mendapatkan hujatan dari netizen. (*/Aryo)