Setelah selesai, dilanjut persembahyangan di Linggih Ida Hyang Giri Putri yang letaknya dalam ceruk dinding goa. Pelinggih Ida Hyang Giri Putri merupakan pelinggih utama dalam rangkaian persembahyangan di pura ini. Terdapat dua pelinggih yang terbuat dari batu paras putih khas Nusa Penida. Terdapat pula tempat untuk bersemadi (bertapa) yang berada agak menjorok kedalam sekitar tujuh meter dari pelinggih.
Setelah selesai di tiga titik ini, pemedek berjalan keluar. Di ujung jalan keluar gua, terdapat sebuah kelenteng untuk melakukan persembahyangan yang terakhir.
Semua rentetan persembahyangan di Pura Giri Putri itu memiliki makna yang dalam. Layaknya berjuang melatih kesabaran, keuletan, dan kegigihan menghadapi berbagai rintangan dalam hidup. (Rizal/*)