Suara Denpasar - Namanya hidup pasti akan selalu berputar. Dari sebelumnya susah, namun berkat kerja keras dan doa akhirnya keluarga Dedi Mulyadi berhasil bangkit dari keterpurukan. Penyelamatnya adalah domba yang dibeli dari hasil menjual cincin.
"Waktu itu orang kan pada gembala kambing dan domba. Saya pingin juga gembala," kata Kang Dedi saat menjadi bintang tamu Kick Andy kepada Andy F. Noya seperti dikutip denpasar.suara.com, Sabtu 16 Desember 2022.
Waktu mengutarakan keinginannya memiliki Domba, sang ayah sempat bertanya soal uang untuk membeli. Yang disahut Kang Dedi dengan menjual cincin.
Cincin itu dijual seharga Rp 7.500 dan domba pun terbeli. "Saya denger-denger dari beternak domba menyelamatkan keluarga Anda," ujar Andy F. Noya yang langsung mendapat anggukan dari Kang Dedi.
Tutur dia, setelah memiliki domba, keluarganya akhirnya serius beternak. Di mana Kang Dedi sebagai tukang gembala dan sang ibunda bersama kakak nomer dua yang bernama Kang Ade bertugas mencari rumput. Lambat laun, dombanya beranak pinak hingga menjadi 40 ekor.
"Oke domba menyelamatkan keluarga Anda. Dari sekolah dan segala biayanya di dapat dari ternak domba. Tapi soal jual bata bagaimana ceritanya?" sahut Andy F. Noya lagi.
Menjawab pertanyaan jurnalis senior itu, Kang Dedi menjelaskan saat dirinya masih duduk di kelas empat SD. Dirinya ada keinginan memiliki baju lebaran.
Jadi, jalan satu-satunya adalah bekerja sebagai kuli mukul batu bata yang menemuh jarak 5 kilometer dari hutan ke tempat pembakaran.
Per satu bata dibayar Rp 1, di mana dirinya saat itu mampu sekali mukul membawa sepuluh batu bata. "Dari sana saya kumpulin uang," terangnya. ***