Ternyata Penyumbang Terbesar PAD Denpasar Bali Bukan Pajak Hotel-Restoran, Naik saat Pandemi, Apa Itu?

Suara Denpasar

Selasa, 20 Desember 2022 | 10:49 WIB
Ternyata Penyumbang Terbesar PAD Denpasar Bali Bukan Pajak Hotel-Restoran, Naik saat Pandemi, Apa Itu?
Wisatawan di Pantai Sanur, yang menjadi andalan Kota Denpasar. (Antara)

Suara Denpasar Kota Denpasar selama ini dikenal sebagai salah satu daerah wisata dan perdagangan atau jasa di Provinsi Bali. Namun, jangan salah sangka, penyumbang terbesar pendapatan asli daerah atau PAD Kota Denpasar ternyata bukan dari pajak hotel dan restoran yang terkait langsung dengan pariwisata lho.

Selama ini pendapatan asli daerah memang menjadi salah satu lokomotif pembangunan. Selain dana transfer dari pemerintah pusat dalam bentuk dana alokasi umum (DAU) maupun dana alokasi khusus.

Akan tetapi, DAU dan DAK biasanya tidaklah seberapa. Bahkan, sebagian besar dipakai untuk gaji dan tunjangan pegawai. Dari kalangan staf, pemegang jabatan structural, hingga kepala daerah dan anggota DPRD.

Maka, pendapatan asli daerah (PAD) biasa menjadi andalan daerah untuk membangun. Semakin tingginya PAD, maka semakin besar pula kemampuan daerah itu untuk membangun.

Seperti Kota Denpasar. Selama ini, orang mengenal Kota Denpasar sebagai daerah wisata dan kota jasa/ perdagangan. Maklum saja, Kota Denpasar merupakan ibu kota Provinsi Bali.

Akan tetapi, dengan predikat itu, ternyata pendapatan asli daerah terbesar Kota Denpasar bukan dari sektor pariwisata secara langsung lho. Khususnya dari pajak hotel dan restoran. Apalagi saat pandemi Covid-19 menerjang dunia, tak terkecuali Bali.

Berdasarkan data BPS 2022, pendapatan asli daerah Kota Denpasar pada 2020 mencapai Rp731 miliar, dan pada 2021 jadi Rp792 miliar. Terbagi dalam pajak daerah, restribusi daerah, hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan, dan lain-lain PAD yang sah.

Pada 2020, pajak daerah Rp489 miliar, pada 2021 Rp521 miliar. Retribusi daerah dari Rp29 miliar menjadi Rp23 miliar. Hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan dari Rp56,5 miliar jadi 53,9 miliar. Sedangkan lain-lain PAD yang sah dari Rp 155 miliar jadi Rp193 miliar.

Namun, bila dirinci, seperti disebut di atas tadi, bukan pajak hotel dan restoran yang terbesar. Di Kota Denpasar, jenis pajak selain pajak hotel dan pajak restoran, ada pajak hiburan, reklame, penerangan jalan, parkir, air tanah, pajak bumi dan bangunan (PBB), dan bea perolehan hak atas tanah dan bangunan (BPHTB)

baca juga

Pada 2020 pajak hotel hanya Rp54,2 miliar, sedangkan pajak restoran sebesar Rp93,2 miliar. Pada 2021 pajak hotel langsung anjlok jadi Rp16 miliar, dan pajak restoran hanya Rp 83 miliar.

Lantas, apa pajak daerah yang memberi sumbangan terbesar di Kota Denpasar? Ternyata, juga bukan pajak penerangan jalan. Pada 2020, PPJ hanya Rp96,9 miliar. Pada 2021 juga turun jadi Rp87 miliar.

Tentu saja, PPJ turun karena banyak akomodasi wisata yang tutup di kala pandemi Covid-19, sehingga pemakaian listrik juga menurun. Menurunnya pemakaian listrik ini juga berimbas pada penurunan pendapatan asli daerah dari PPJ.

Dengan padatnya penduduk di ibu kota Bali, pemasukan dari pajak bumi dan bangunan perdesaan dan perkotaan (PBB-P2) juga tidaklah besar. Yakni hanya Rp93,8 miliar di tahun 2020, dan pada 2021 jadi Rp105,6 miliar.

Setelah diteliti, ternyata PAD terbesar Kota Denpasar berasal dari bea perolehan hak atas tanah dan bangunan (BPHTB). Pada 2020 angkanya sebesar Rp127,8 miliar, sedangkan pada 2021 mencapai Rp212 miliar.

Pada “zaman pandemi Covid-19", BPHTB meningkat drastis. Tanda apa? Ya tanda banyak orang jual-beli tanah. BPHTB adalah pajak yang dipungut pemerintah untuk setiap perolehan tanah dan bangunan, salah satunya karena adanya jual-beli. Bisa jadi, di saat Covid-19 banyak usaha akomodasi atau pemilik tanah di Kota Denpasar yang menjual asetnya. (*)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Wisata Alam Semara Ratih di Bali,  Dikelilingi Pepohonan Rindang yang Bikin Adem

Wisata Alam Semara Ratih di Bali, Dikelilingi Pepohonan Rindang yang Bikin Adem

Denpasar | Sabtu, 17 Desember 2022 | 22:44 WIB

5 Fakta Tentang Bali, Surga Wisata yang Wajib Dikunjungi untuk Libur Tahun Baru

5 Fakta Tentang Bali, Surga Wisata yang Wajib Dikunjungi untuk Libur Tahun Baru

Denpasar | Sabtu, 17 Desember 2022 | 09:01 WIB

5 Rekomendasi Tempat Wisata Sejuk dan Menyegarkan di Gianyar Bali, Ada yang Gratis

5 Rekomendasi Tempat Wisata Sejuk dan Menyegarkan di Gianyar Bali, Ada yang Gratis

Denpasar | Jum'at, 16 Desember 2022 | 21:37 WIB

Selain Food and Beverage, Mari Beach Club Bali Raffi Ahmad Ternyata Menyediakan Wisata Budaya, Ini Ragamnya

Selain Food and Beverage, Mari Beach Club Bali Raffi Ahmad Ternyata Menyediakan Wisata Budaya, Ini Ragamnya

Denpasar | Rabu, 14 Desember 2022 | 19:00 WIB

Desa Wisata Klungkung Culinary 2022 Dimeriahkan Belasan Artis Pop Bali

Desa Wisata Klungkung Culinary 2022 Dimeriahkan Belasan Artis Pop Bali

Denpasar | Kamis, 25 Agustus 2022 | 20:52 WIB

Terkini

Hilirisasi Nikel Butuh Talenta, IWIP dan WBN Fokus Kembangkan SDM

Hilirisasi Nikel Butuh Talenta, IWIP dan WBN Fokus Kembangkan SDM

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 18:06 WIB

Aset Negara Bernilai Tinggi di Senayan Diminta Kembali Dikelola Pemerintah

Aset Negara Bernilai Tinggi di Senayan Diminta Kembali Dikelola Pemerintah

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 18:03 WIB

Antrean 1.000 Pencari Kerja di Malaysia Jadi Alarm, Indonesia Terancam Hadapi Situasi Serupa!

Antrean 1.000 Pencari Kerja di Malaysia Jadi Alarm, Indonesia Terancam Hadapi Situasi Serupa!

News | Senin, 22 Juni 2026 | 18:02 WIB

Piala Dunia 2026: Timnas Iran Tinggalkan Pesan Menyentuh di Stadion Los Angeles Usai Laga

Piala Dunia 2026: Timnas Iran Tinggalkan Pesan Menyentuh di Stadion Los Angeles Usai Laga

Bola | Senin, 22 Juni 2026 | 17:59 WIB

4 Adaptor Fast Charging yang Awet dan Tak Bikin HP Panas

4 Adaptor Fast Charging yang Awet dan Tak Bikin HP Panas

Tekno | Senin, 22 Juni 2026 | 17:58 WIB

Revisi Aturan Outsourcing, Wamenaker Jamin Tak Ganggu Iklim Investasi

Revisi Aturan Outsourcing, Wamenaker Jamin Tak Ganggu Iklim Investasi

News | Senin, 22 Juni 2026 | 17:53 WIB

5 Rekomendasi HP Murah Baterai Jumbo dan Fast Charging, Cocok untuk Driver Ojol

5 Rekomendasi HP Murah Baterai Jumbo dan Fast Charging, Cocok untuk Driver Ojol

Tekno | Senin, 22 Juni 2026 | 17:47 WIB

Arena Judi Sabung Ayam Dekat Masjid dan Rumah Tahfiz Digerebek, Ternyata Milik Pengacara

Arena Judi Sabung Ayam Dekat Masjid dan Rumah Tahfiz Digerebek, Ternyata Milik Pengacara

Sulsel | Senin, 22 Juni 2026 | 17:42 WIB

Mahasiswa Kembali Geruduk DPR, Tuntut Evaluasi Total Kabinet Merah Putih

Mahasiswa Kembali Geruduk DPR, Tuntut Evaluasi Total Kabinet Merah Putih

News | Senin, 22 Juni 2026 | 17:41 WIB

Bantah Ada Operasi Politik Tekan PDIP, PKB: Kami Bukan Koordinator Koalisi!

Bantah Ada Operasi Politik Tekan PDIP, PKB: Kami Bukan Koordinator Koalisi!

News | Senin, 22 Juni 2026 | 17:41 WIB