Suara Denpasar - FIFA kini menjadi sorotan usai salah satu koki selebriti Salt Bae kedapatan diizinkan masuk ke lapangan usai laga final Piala Dunia 2022 dan menyentuh Trofi Piala Dunia yang dinilai bertentangan dengan aturannya.
Salt Bae atau yang memiliki nama asli Nusret Gokce, dikenal sebagai seorang pemilik restoran steak termahal dan salah seorang teman dari Presiden FIFA, Gianni Infantino.
Dalam perayaan gelar juara Piala Dunia 2022 yang dilakukan timnas Argentina pada Minggu (18/12) kemarin, terdapat beberapa foto yang menunjukkan Salt Bae ikut dalam perayaan tersebut dan juga berkesempatan mengangkat trofi.
Sang koki dinilai telah melanggar aturan FIFA tentang Trofi Piala Dunia yang mulai diperbarui sejak 1974.
FIFA pernah membuat pernyataan bahwa Trofi Piala Dunia yang saat ini digunakan hanya dapat disentuh oleh orang-orang tertentu.
“Desain (Trofi Piala Dunia) yang saat ini digunakan berasal dari tahun 1974. Sebagai salah satu simbol olahraga yang paling dikenal di dunia dan ikon yang tak ternilai harganya, Trofi Piala Dunia FIFA yang asli hanya dapat disentuh dan dipegang oleh sekelompok oran yang sangat terpilih, termasuk mantan pemenang Piala Dunia FIFA dan kepala negara,” kata FIFA di web resminya.
Salt Bae terlihat menggunakan kartu tanda pengenal yang dikalungi di lehernya yang membuat dirinya mendapatkan akses ke semua area stadion, termasuk ke lapangan.
Belum ada respon dari FIFA mengenai bagaimana seorang Salt Bae mendapatkan akses tersebut.
Namun menurut laporan Martyn Ziegler dari The Times, hal ini erat kaitannya dengan kedekatan hubungan antara Gianni Infantino dengan Salt Bae.
Baca Juga: Kronologi Sengketa Partai Ummat dan KPU, Kini Gagal Maju Pemilu 2024
Pada 2019 lalu, Infantino sempat mengatakan dalam salah satu unggahan video di akun Instagram milik Salt Bae dari restorannya yang ada di Dubai.
“Dia nomor 1, daging di sini luar biasa. Makanan itu seperti sepak bola, hatinya, emosinya, cintanya, semua bahan yang bisa kita temukan di sini berkat pria ini,” ucapnya.
Di sela-sela perhelatan Piala Dunia 2022, Infantino kembali menyempatkan diri mengunjungi restoran milik Salt Bae di Qatar dan terlihat memeluk koki tersebut dan mengatakan: “Sepak bola menyatukan dunia dan Nusrat juga menyatukan dunia.”
Lebih lanjut lagi menurut Martyn Ziegler, jika FIFA benar-benar memberikan kartu tanda pengenal untuk akses ke semua area pertandingan yang memungkinkan Salt Bae masuk ke lapangan, maka ini akan semakin menunjukkan bahwa ada perlakuan khusus untuk teman-teman Gianni Infantino.
Salah satu mantan petinggi Federasi Sepak Bola Inggris (FA), Greg Dyke mengatakan bahwa FIFA dan Gianni Infantino sepertinya tidak akan berbicara banyak mengenai masalah ini.
“Saya tidak berpikir bahwa FIFA dan Infantino akan keluar untuk hal ini (pemberian akses masuk lapangan kepada Salt Bae),” ucap Greg dikutip dari The Times.(Askara/*)