- Distributor global mengunjungi Toyota Woven City di Susono, Jepang, yang beroperasi sejak September 2025 sebagai laboratorium mobilitas masa depan.
- Kota ini mengintegrasikan teknologi AI untuk menguji solusi mobilitas, infrastruktur, serta energi guna menciptakan lingkungan masyarakat yang aman.
- Toyota Indonesia mendukung visi global dengan menghadirkan solusi mobilitas ramah lingkungan melalui lini produk kendaraan berbasis Hybrid EV.
Suara.com - Distributor Toyota dari berbagai belahan dunia berkumpul di Susono, Jepang, untuk mengunjungi Toyota Woven City dalam acara Kakezan. Kawasan ini merupakan kota yang didedikasikan sebagai laboratorium hidup untuk menguji solusi mobilitas masa depan berbasis kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI).
Melalui integrasi manusia, teknologi, dan infrastruktur, proyek ini bertujuan mewujudkan masyarakat dengan mobilitas yang aman.
Toyota membangun solusi ini melalui empat pilar utama yaitu People, Goods, Information, dan Energy. Hal ini memberikan kesempatan bagi setiap orang untuk berinteraksi langsung dengan teknologi terbaru dalam lingkungan perkotaan yang nyata.
“Toyota Woven City berfungsi sebagai rumah bagi penduduk dan peneliti kelas dunia yang diberi kesempatan mengembangkan berbagai teknologi mobilitas masa depan seperti mobil otonom, personal mobility, hingga infrastruktur lalu lintas. Toyota bersama stake holders lainnya dapat menguji dan melatih secara langsung riset yang ada secara terintegrasi dalam ekosistem kota lewat segala bentuk aktivitas manusia, dan berupaya untuk memaksimalkan potensinya demi menciptakan kehidupan masyarakat yang lebih baik” jelas President Director PT Toyota-Astra Motor (TAM), Takuya Yokohama, Sabtu (25 April 2026).
Sejalan dengan visi global tersebut, Toyota Indonesia telah bertransformasi menjadi perusahaan mobilitas sejak 2018. Melalui strategi Total Mobility Solution, Toyota menghadirkan Hybrid EV yang ramah lingkungan dan relevan bagi masyarakat.

Model populer seperti Kijang Innova Zenix Hybrid EV dan Yaris Cross Hybrid EV kini menjadi pemimpin di segmennya karena harga yang lebih terjangkau.
Woven City sendiri beroperasi mulai September 2025 dengan sumber energi utama dari fuel cell bertenaga hidrogen. Seluruh ekosistem kota akan terhubung melalui data dan sensor yang didukung AI Vision Engine untuk memprediksi potensi risiko dan meningkatkan keselamatan jalan secara real-time.
“Toyota melihat bahwa perkembangan solusi mobilitas di masa depan akan sangat dipengaruhi oleh kecerdasan buatan. Inovasi teknologi berbasis AI tidak hanya mempermudah aktivitas manusia, namun juga memberikan nilai tambah seperti lebih inklusif, lebih aman, lebih nyaman, dan lebih bermanfaat. Dengan dukungan teknologi canggih yang terus dikembangkan, produk dan layanan Toyota dirancang untuk dapat terus diperbarui baik dari sisi kapabilitas maupun pendekatan sehingga selalu relevan dan dapat diandalkan oleh masyarakat,” pungkas Vice President Director PT Toyota-Astra Motor (TAM), Jap Ernando Demily.