denpasar

Belum Tahu Mau Kemana?Ini Dia 5 Destinasi Wisata Anti-Mainstream untuk Meriahkan Libur Akhir Tahun

Suara Denpasar Suara.Com
Rabu, 21 Desember 2022 | 09:34 WIB
Belum Tahu Mau Kemana?Ini Dia 5 Destinasi Wisata Anti-Mainstream untuk Meriahkan Libur Akhir Tahun
Pelabuhan North Quay (Istimewa)

Suara Denpasar - Tidak terasa tahun 2022 akan berakhir dalam waktu kurang dari dua minggu lagi. Tahun ini kita semua dapat melihat bahwa industri pariwisata semakin membaik dan tren bepergian masyarakat ke berbagai penjuru daerah di Indonesia juga meningkat. Kementerian Perhubungan memprediksi 16.35 persen penduduk Indonesia atau lebih dari 44 juta orang akan melakukan perjalanan selama masa Natal 2022 dan tahun baru 2023.

Libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) menjadi salah satu momen favorit banyak orang untuk menghabiskan quality time bersama keluarga, kerabat maupun teman-teman. Banyak kegiatan yang dapat dilakukan, mulai dari berkunjung ke rumah ibadah, melakukan wisata kuliner, bermain ke pantai, atau sekadar jalan-jalan ke tempat-tempat baru. Ketika menyambut libur Nataru, banyak hal yang kamu harus persiapkan, salah satunya adalah memilih destinasi yang ingin kamu tuju. 

Bagi kamu yang berjiwa petualang, Libur Nataru dapat menjadi ajang untuk kamu dan keluarga dan sahabat berkelana ke destinasi unik dan anti-mainstream untuk mencoba pengalaman baru dan berbeda. Kali ini, suara.denpasar.com memberikan beberapa rekomendasi destinasi wisata anti-mainstream untuk memeriahkan liburan akhir tahun kamu.

Pelabuhan North Quay, Surabaya

Surabaya sebagai salah satu kota terbesar di Indonesia menyimpan segudang tempat wisata yang menawarkan hiburan seru bagi keluarga. Salah satunya adalah Pelabuhan North Quay, pelabuhan termegah di Indonesia yang merupakan tempat berlabuh kapal pesiar mewah dari berbagai penjuru dunia.

Di pelabuhan ini, kamu dapat menikmati dan mengabadikan keindahan sunset dengan suguhan pemandangan Selat Madura, Jembatan Suramadu, dan aktivitas kapal di pelabuhan Tanjung Perak sembari menyantap hidangan nikmat di food court yang tersedia.

Pelabuhan North Quay [Istimewa]
Pelabuhan North Quay (sumber: Istimewa)

Maha Vihara Maitreya Cemara Asri, Medan

Dihias dengan ornamen khas Tiongkok yang memberikan pemandangan unik, Maha Vihara Maitreya Cemara Asri diklaim sebagai candi Budha non-bersejarah terbesar di Indonesia. Vihara ini terletak di sebelah danau kecil yang asri dengan banyak pepohonan di sekitarnya, kamu dapat melihat burung bangau di danau tersebut saat berkunjung.

Di sore hari, di boulevard perumahan Cemara Asri, letak di mana Vihara ini berada, terdapat banyak restoran yang menyuguhkan menu ikan laut dan menu khas Tiongkok. Vihara ini juga dilengkapi dengan tiga balai ciamik yang bisa menampung lebih dari 1,500 orang di setiap balainya. Selain itu, terdapat juga Taman Avalokitesvara, taman bermain anak, dan toko souvenir. 

Baca Juga: Minyak Mentah Dunia Naik Hari ini, Harga BBM Pertamina Ikutan Naik Nih

Maha Vihara Maitreya [Istimewa]
Maha Vihara Maitreya (sumber: Istimewa)

Kawasan Wisata Kuliner Pantai Padang, Padang

Selain kulinernya yang tak tertandingi, kota Padang juga kaya akan destinasi wisata yang tidak kalah seru. Seperti Kawasan Wisata Kuliner yang terletak di pinggir Pantai Padang. Letaknya yang berada di sepanjang tepi pantai, memungkinkan kamu dan keluarga atau sahabat untuk menyantap kuliner lezat khas Padang sembari menikmati angin laut dan keindahan dari pantai kebanggaan masyarakat Padang ini. Makanan yang tersedia unik dan bervariasi, mulai dari Karupuak Leak, Pisang Kapik, Langkitang Cucuik, Pensi, Bakso Bakar, Jagung Bakar, sampai Kelapa Muda.

Kawasan Wisata Kuliner Pantai Padang [Istimewa]
Kawasan Wisata Kuliner Pantai Padang (sumber: Istimewa)

Museum Sultan Mahmud Badaruddin II, Palembang

Kota yang kaya akan warisan budaya dari nenek moyang ini menawarkan banyak destinasi wisata yang tak hanya seru, namun juga dapat menambah wawasan sejarah-mu seperti Museum Sultan Mahmud Badaruddin II. Bangunan yang berdiri sejak tahun 1820-an ini menampilkan sejarah kota Palembang mulai dari masa kerajaan Sriwijaya sampai Kesultanan Palembang.

Museum ini awalnya merupakan keraton milik kesultanan Palembang bernama Keraton Kuto Kecik atau Keraton Kuto Lamo, kemudian berubah menjadi kediaman Residen Belanda. Sesuai dengan namanya, museum ini lebih banyak menampilkan benda-benda peninggalan Kesultanan Palembang seperti, berbagai jenis koleksi tekstil, senjata, pakaian tradisional, kerajinan, koleksi mata uang, hingga berbagai macam prasasti.

Museum Sultan Mahmud Badaruddin II [Istimewa]
Museum Sultan Mahmud Badaruddin II (sumber: Istimewa)

Taman Kota Cantik, Palangkaraya

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Love Language Apa yang Paling Menggambarkan Dirimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI