denpasar

Ada yang Belum Tau? Ternyata Begini Sejarah Desa Trunyan di Bali dengan Tradisi Pemakaman Unik

Suara Denpasar Suara.Com
Kamis, 22 Desember 2022 | 17:10 WIB
Ada yang Belum Tau? Ternyata Begini Sejarah Desa Trunyan di Bali dengan Tradisi Pemakaman Unik
Tengkorak di Desa Trunyan Bali (Instagram @kaleynelson)

Suara Denpasar -  Desa Trunyan di Kecamatan Kintamani, Bangli merupakan salah satu desa di Bali yang memiliki tradisi pemakaman unik.

Di Desa Trunyan, jenazah orang yang meninggal tidak dikubur maupun dibakar (aben) melainkan hanya diletakkan di atas tanah lengkap dengan upacaranya.

Jasad orang meninggal ini dipagari bambu agar terhindar dari binatang buas, uniknya meski hanya diletakkan di atas tanah, mayat tersebut tidak mengeluarkan bau.

Tradisi  pemakaman yang terbilang cukup unik ini menjadi salah satu daya tarik wisatawan untuk berkunjung ke Desa Trunyan.

Lalu sudah pada tau belum bagaimana sejarah Desa Trunyan tersebut?

Tim SuaraDenpasar.com dalam artikel ini akan membahas asal mula Desa Trunyan yang dilansir melalui laman resmi terunyan.desa.id.

Beberapa abad yang lalu diketahui di Puri Dalem Solo tercium  aroma harum yang semerbak.

Aroma harum tersebut mampu menarik perhatian empat anak Dalem Solo untuk mencari tahu sumbernya.

Mereka berempat  terdiri dari satu orang perempuan dan 3 sisanya laki-laki.

Baca Juga: Total Kekayaan RIzal Ramli, Cukup Buat Modal Maju Capres 2024?

Singkat cerita, keempat anak dari Dalem Solo ini tiba di Pulau Bali. Namun anak perempuan Dalem Solo memutuskan tidak  ikut melanjutkan perjalanan setibanya di kaki selatan Gunung Batur.

Sementara tiga saudara laki-lakinya tetap menyusuri  tepi Danau Batur  untuk mencari sumber  aroma harum tersebut.

Dalam perjalanan,  terdengar suara burung yang membuat saudara laki-laki termuda  itu berteriak. Atas hal itu, kakak tertuanya marah dan menendangnya hingga jatuh bersila.

Tak berhenti sampai disana, dua saudara lainnya yakni anak pertama dan kedua meninggalkan sang adik dan terus melakukan penyusuran.

Namun dalam perjalanan adiknya tersebut  kegirangan bertemu dengan manusia dan lantas menyapa. Tindakan ini rupanya membuat anak sulung dari Dalem Solo tidak senang dan memutuskan untuk meninggalkan adiknya.

Seorang diri melanjutkan perjalanan ke arah utara dan  saat tiba di sebuah dataran  ia bertemu dengan seorang dewi yang memikat hatinya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI