Suara Denpasar - Jelang tutup tahun 2022. Dunia politik dibuat heboh dan gempar dengan pengakuan Mischa Hasnaeni Moein bisa dikenal dengan sebutan Wanita Emas.
Dia mengaku menjadi korban pelecehan yang diduga dilakukan oleh Ketua KPU Hasyim Asy'ari.
Bukan hanya itu, Si Wanita Emas juga membuka skenario KPU yang mendesain kemenangan paket Ganjar Pranowo dan Erick Thohir dalam Pilpres 2024 mendatang.
Kabar heboh itu seperti dikutip dari suara.com, Rabu 28 Desember 2022, berwal dari wawancara Wanita Emas dengan Farhat Abbas.
Atas pengakuan itu, Hasyim Asy'ari ia laporkan ke Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP).
Versi Wanita Emas, Ketua KPU mememinta gratifikasi seksual sebagai imbalan untuk meloloskan partai besutan Hasnaeni yakni Partai Republik 1 sebagai peserta Pemilu 2024.
Bahkan, dijanjikan lolos parliamentary threshold. Janji manis itu membuat si Wanita Emas mau melayani nafsu Ketua KPU yang berlangsung di kantor maupun hotel.
Lebih mengejutkan lagi adalah pernyataan Hasnaeni yang menjelaskan soal skenario rahasia bahwa KPU akan mendesain hasil pilpres untuk memenangkan pasangan Ganjar Pranowo dan Erick Thohir.
Atas kasus itu, Farhat Abbas yang ditunjuk sebagai pengacara, berencana melaporkan dugaan pelecehan seksual ke pihak kepolisian dan atas dugaan abuse of power atau penyalahgunaan kekuasaan, Hasyim Asy'ari akan dilaporkan ke DKPP.
Baca Juga: Elektabilitas Ganjar Tinggi, Golkar Happy, PDI Perjuangan Ribut, Rocky Gerung: Itu Pembusukan
"Saya tak bisa berkata apa-apa, kita buktikan saja nanti dengan fakta dan bukti yang ada, termasuk bukti chatting-an antara saya dengan bapaknya (Hasyim Asy'ari), buktinya cukup kuat," demikian kutip denpasar.suara.com dari suara com, Rabu 28 Desember 2022.
Sementara itu Ketua KPU Hasyim Asy'ari mengatakan akan mengikuti perkembangan laporan yang diajukan pihak Wanita Emas ke DKPP. ***