Suara Denpasar - Viralnya video yang diduga berisi pembicaraan majelis hakim yang menyidangkan kasus pembunuhan Brigadir Joshua dengan terdakwa Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi.
Yakni Wahyu Imam Santosa dengan lawan bicara yang diduga Kabareskrim Komjen Agus Andrianto, mendapat perhatian masyarakat luas.
Apalagi, dalam pembicaraan itu diduga vonis Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi dibocorkan oleh Wahyu Imam Santoso.
"Hakim kok konsultasi dengan polisi soal besarnya hukuman. Aneh bin ajaib," kata Rudi Kamri, Direktur Lembaga Kajian Anak Bangsa (LKAB) dalam video TikTok yang dikutip denpasar.suara.com, Selasa 10 Januari 2023. "Ini tragedi hukum," imbuhnya.
Padahal, sebut dia, dirinya sempat mengidolakan Hakim Wahyu Imam Santoso. "Nada bicaranya kebapakan dan jujur.
Saya sempat mengidolakan. Saya berharap ditangannya kasus kematian Brigadir Joshua bisa terungkap kebenaranya dan siapapun yang bersalah dihukum seberat-beratnya," paparnya..
Harapan terhadap sosok hakim satu ini makin tinggi, ini menyusul dilakukannya pengecekan tempat kejadian perkara.
Seperti di rumah dinas dan pribadi Sambo di Duren 3. "ini makin memberikan harapan bahwa hakim sungguh-sungguh menjalankan tugasnya sebagai wakil tuhan," tandasnya.
Namun, harapan itu tiba-tiba pupus setelah muncul video viral terkait pembicaraan hakim dengan sosok diduga Kabareskrim.
Baca Juga: Putri Sambo Jadi Artis TikTok, Endorse Brand Kecantikan Gisella
"Ini tragedi hukum. Apalagi kita tahu ada permusuhan antara Kabareskrim dengan Ferdy Sambo. Nah, jangan-jangan diorder pihak lain sehingga obyektivitas hukum jadi hilang," pungkansya. ***