Suara Denpasar - Pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong Sumringah, Presiden FIFA Gianni Infantino Bakal Jadikan Piala AFF Sebagai Turnamen Resmi FIFA.
Hal tersebut dirinya sampaikan pada sebelum pertandingan Final Piala AFF 2022 antara Thailand Vs Vietnam di Thammasat Stadium, Senin (16/01/2023).
Pada Final Piala AFF yang dilaksanakan di Bangkok Thailand, Gianni Infantino hadir sebagai tamu undangan dari Presiden AFF (Federasi Sepakbola Asia Tenggara) Khiev Sameth.
Selain menjadi tamu undangan, Gianni Infantino juga diberikan kehormatan untuk memberikan trofi juara Piala AFF 2023 kepada Timnas Thailand.
Dilansir dari Instagram @liputanbola.timnas, pria berkepala plontos tersebut mengatakan bahwa sepakbola di Asia Tenggara terus berkembang dalam beberapa tahun terakhir.
Selain itu, Gianni juga menjelaskan bahwa dirinya kagum dengan antusias para suporter Tim Nasional dari masing-masing negara di Asia Tenggara.
Dua hal itulah yang membuat Gianni Infantino ingin menjadikan Piala AFF turnamen resmi yang masuk dalam kalender FIFA.
"Piala AFF harus ditingkatkan menjadi turnamen FIFA. Kami harus memastikan bahwa turnamen ini semakin berkembang," kata Gianni Infantino dikutip dari Instagram @liputanbola.timnas.
Gianni Infantino juga yakin bahwa dengan adanya dukungan FIFA (Piala AFF sebagai turnamen resmi) maka kejuaraan tersebut bakal menjadi besar kedepannya.
"Jika kita bekerja sama, saya yakin Piala AFF akan menjadi besar dengan persetujuan FIFA," tutur pria asal Swiss itu.
"Turnamen ini dianggap sebagai acara penting bagi kawasan Asia Tenggara. Dengan populasi lebih dari 650 juta orang, masyarakat ASEAN semuanya sangat menyukai sepak bola," tutur Pria asal Swiss tersebut.
Apabila FIFA serius menjadikan Piala AFF sebagai ajang resmi FIFA, maka Timnas Indonesia asuhan Shin Tae-yong dapat memanggil nama-nama penting yang bermain di Luar Negeri.
Pemain-pemain seperti Elkan Baggot, Shayne Pattynama, Sandy Walsh klubnya akan mudah untuk mengizinkan mereka membela Timnas Indonesia.
Selain itu, pamor Piala AFF akan naik sebab ajang dua tahunan tersebut menentukan terhadap rangking FIFA di setiap negara. (Rizal/*)