Suara Denpasar - Persib Bandung akhirnya memberikan hukuman kepada oknum suporter yang menyalakan flare dan smoke bomb setelah kesekian kalinya mendapat sanksi denda dari Komisi Disiplin (Komdis) PSSI.
Persib Bandung dikenai hukuman denda Rp100 juta lantaran pelemparan botol dan plastik berisi air, penyalaan 2 buah flare dan smoke bomb yang dilakukan oleh suporter di laga Persib vs Persija Jakarta, 11 Januari 2023 lalu.
Akhirnya Persib Bandung pun memberikan efek jera kepada oknum suporter tersebut. Dilansir Suara Denpasar dari Instagram @fansib.community, oknum suporter tersebut adalah Agi Nurpadilah asal Bandung.
Agi pun telah membuat pengakuan jika dirinya telah melanggar aturan Komdis PSSI dan meminta maaf atas perbuatannya yang telah merugikan Persib Bandung maupun Bobotoh.
“Saya mengaku bersalah atas perbuatan yang saya lakukan tersebut. Saya memohon maaf kepada Persib dan seluruh Bobotoh yang merasa dirugikan dari perbuatan yang telah saya lakukan,” ucap Agi.
Atas perilaku pelanggaran kode disiplin PSSI itu, Agi Nurpadilah diberi sanksi berupa larangan menyaksikan pertandingan Persib Bandung secara langsung di Stadion.
Selain itu Persib Bandung juga telah menutup akses kepada Agi untuk membeli tiket dan memblokir akunnya seumur hidup.
“PERSIB menutup akses untuk membeli tiket serta memblokir akun dengan nama dan NIK sesuai data di atas dalam jangka waktu seumur hidup,” demikian bunyi salah satu poin dalam surat pernyataan yang ditandatangani Agi Nurpadilah.
Direktur PT. Persib Bandung Bermartabat (PBB) Teddy Tjahjono kemudian mengajak agar semua Pendukung untuk menjaga nama baik klub dan Bobotoh.
Baca Juga: Kasus Polisi Acungkan Jari Tengah ke Relawan Pengawal Ambulans Berakhir Damai
“Hayo kita jaga bersama nama baik Persib dan Bobotoh. Kita harus bisa memberikan contoh yang baik kepada publik bahwa kita sudah berubah menjadi lebih baik,” tulis Teddy. (Rizal/*)