Suara Denpasar – PSSI memastikan Timnas Indonesia akan melakoni laga uji coba pada FIFA Match Day maret mendatang. Meski belum ada keterangan resmi dari PSSI siapa yang akan menjadi lawan skuad garuda, namun sejumlah kandidat mulai bermunculan.
Pelatih Shin Tae Yong (STY) pun membocorkan tim yang mana yang akan menjadi lawan main anak-anak asuhnya.
Bahkan, saat ini baik pihak Timnas maupun PSSI sedang getol berkomunikasi intens dengan kandidat lawan.
Terdapat dua negara yang akan menjadi kandidat kuat lawan Timnas Indonesia pada FIFA Match Day nanti. Yakni Bolivia dan Tajikistan.
Unggahan mengenai kandidat lawan Timnas Indonesia ini diunggah oleh akun fanbase dalam Instagram @pasukan.ngapak.
Dalam unggahan tersebut, Timnas Indonesia sedang berkomunikasi dengan Bolivia dan Tajikistan untuk uji coba Maret nanti.
“Memang belum pasti serratus persen ya, tetapi sepertinya akan lawan Bolivia atau Tajikistan,”jelas STY dikutip dari @pasukan.ngapak.
FIFA Match Day ini nantinya, akan menjadi ajang untuk melihat seberapa kemampuan dan kesiapan pemain sebelum menghadapi laga sesungguhnya.
Dipastikan, kandidat lawan merupakan yang memiliki kualitas tak jauh beda dengan Timnas Indonesia.
Baca Juga: Puji Mulan Jameela saat Konser Dewa 19, Netizen: Siapa Dulu, Bunda Maia
“Mungki kedua tim itu ya, tetapi itu belum pasti karena masih dalam koordinasi,” sambung pelatih asal Korea Selatan tersebut.
Sementara dalam keterangan resminya di PSSI, Direktur Teknik PSSI, Indra Sjafri mengungkapkan kandidat lawan Timnas dalam FIFA Matchday tak akan jauh berbeda dengan laga FIFA Matchday September 2022 lalu.
“Saat itu, Timnas Indonesia menjalani dua laga persahabatan kontra Curacao. Hasilnya memuaskan, Witan Sulaeman dan kawan-kawan berhasil menang dengan skor 2-1 dan 3-1,”terangnya.
Merujuk komentar Indra, kemungkinan calon lawan Timnas Indonesia merupakan negara yang menduduki peringkat 80-an FIFA.
Sebagaimana diketahui, Curacao berperingkat 84 FIFA ketika jadi lawan Indonesia pada September lalu.
Sementara dilansir dari FIFA.com saat ini Bolivia peringkat ke 82, dan Tajikistan peringkat 108, dan Indonesia peringkat 151. (*/Dinda)