Suara Denpasar - Pemanggilan sejumlah pemain muda ke Timnas Indonesia U-20 menjadi polemik. Hal tersebut setelah tim pelatih Timnas Indonesia dikritik oleh pelatih Persija Jakarta, Thomas Doll.
Thomas Doll saat itu keberatan karena 9 pemainnya dipanggil bergabung Timnas dalam waktu yang cukup panjang untuk pemustaan latihan.
Permasalahan lainnya adalah Marselino Ferdinan yang saat ini berada di Belgia setelah bergabung dengan MKSM Deinze.
Dia belum pulang ke Indonesia untuk bergabung dengan skuad muda Indonesia yang tengah mempersiapkan diri menghadapi turnamen Piala Asia U 20 dan Piala Dunia U 20.
Terbaru, tangan kanan Shin Tae Yong di Timnas Indonesia, Nova Arianto memberikan pandangannya terkait pemusatan latihan tersebut.
Dia mengaku memahami kebutuhan klub dan STY sepakat para pemain lebih baik main di kompetisi. Dia juga bahagia ada pemain muda Indonesia yang bermain di luar negeri.
"Tetapi juga harus dipahami Tim Nasional sedang mempersiapkan Timnas U20 yg akan bermain di 2 event besar," katanya di akun instagram resminya dikutip Suara Denpasar, Rabu 8 Februari 2023.
Dia mengatakan STY ingin para pemain yang dipanggil segera bergabung untuk mengikuti program pelatihan.
"Bagaimana kami bisa berlatih taktikal kalau sebagian pemain belum bisa hadir," kata dia.
Dia berharap rencana uji coba yang sudah disiapkan berjalan lancar. Timnas, kata dia, membutuhkan pemain-pemain terbaiknya di pemusatan latihan ini untuk menilai perkembangannya.
Baca Juga: 9 Momen Nikita Willy Masak bareng Mertua, Akui Tak Bisa Masak dan Nyalakan Kompor
Dia mengatakan semua mempunyai kepentingan masing-masing. Namun, menurutnya para pemain harus melihat mana yang lebih penting.
Colek Jokowi
Dalam unggahannya, dia juga menyinggung tentang arahan Presiden Joko Widodo untuk menyiapkan tim sebaik mungkin.
"Kami mendapatkan arahan dari pak presiden dan Pak menpora untuk menyiapkan tiim sebaik mungkin tetapi yang terjadi kami tidak mendapatkan support dari klub untuk melepas pemain," kata dia.
Dia mengatakan dengan persiapan yang baik dan matang saja, belum tentu sebuah tim meraih hasil terbaik.
"Apalagi dengan persiapan yang seadanya maka hasilnya pun akan semakin tidak baik," kata dia.
Dia berharap para klub, pelatih, dan suporter memahami agenda dari Timnas Indonesia. Menurutnya, tidak ada niatan untuk merugikan pihak lain karena tujuannya adalah membangun Timnas Indonesia.
Warganet Terbelah
Unggahan Nova Arianto itu mendapatkan beragam respons dari warganet. Sejumlah warganet mendukung Nova Arianto agar klub memahami dan mengizinkan pemainnya dipanggil Timnas Indonesia.
"Udah tinggal aja coach, panggil yang benar-benar siap aja," tulis akun fotbal.garuda.
Sebagain lainnya menyarankan agar pemain inti Timnas diizinkan tetap di klub dan bermain di kompetisi BRI Liga 1.
"Mohon maaf untuk sekelas TC pemain inti jangan dipanggil. Biarkan main di kompetisi, berikan jam bermain untuk pemain cadangan," tulis akun @hendy_elnino.
"Sekelas Marselino, Ferari, biarkan dia berkompetisi. Contoh Thailand gak pake TC bisa menguasai Asia Tenggara," tambahnya.(*)