Suara Denpasar - Nama seorang influencer Gita Savitri Devi, sudah tak asing lagi di media sosial.
Karena pernyataannya yang kontroversial, namanya terkenal di jagat maya.
Pernyataannya untuk memilih childfree atau tidak memiliki keturunan, sempat mengagetkan hingga menjadi perbincangan.
Dari banyak komentar yang mampir ke Instagram bernama akun @gitasav, lebih banyak yang menyayangkan keputusan pasangan tersebut.
Beberapa waktu lalu, Kick Andy mengundang mereka untuk melakukan wawancara melalui sambungan telepon mengenai cerita keduanya.
Ditemui melalui tempat yang berbeda, Gita Savitri Devi dan suaminya membeberkan arti bahagia bagi keduanya.
Sebelum menikah dengan Paulus Andreas Partohap, Gita Savitri telah membicarakan perihal keinginannya untuk childfree.
Mendapatkan dukungan dari suami tercinta, keputusannya mantab sehingga mengumbarnya di media sosial.
Tapi apakah yang menjadi kebahagiaan bagi keduanya? Berikut kata Paulus Andreas Partohap.
"Kebahagiaanku, bisa bersama dengan Gita aja adalah sebuah kebahagiaan yang sudah cukup buat aku," ungkapnya.
"Semenjak aku bersama dengan Gita itu semua (memiliki anak-red) gak kepikiran sih sebenernya, jadi lebih ke kebersamaan aja," ungkapnya lagi.
"Bisa melakukan banyak hal dengan dia, sudah cukup untuk memberikan aku kebahagiaan," pungkasnya.
Ditanya host tentang makna bahagia bagi Gita Savitri Devi, ia menjawab hal yang sama dengan suaminya.
"Persis, soal kebahagiaan aku merasa cukup dengan dia (Paul -red)," ungkapnya percaya diri.
"Punya anak itu kan, the toughest ever (paling sulit)," ungkapnya lagi.
Gita Savitri Devi mengatakan bahwa pengaruh dari lingkungan untuk membatalkan keinginannya itu, ada.
Tapi ia teguh dengan pendiriannya, sehingga tidak akan berubah hingga tua nanti.
Paulus Andreas Partohap sendiri mengatakan bahwa ia telah mempelajari bagaimana ia akan tua nanti.
Ia katakan semua itu setelah ia belajar dari lingkungannya, dimana mereka para orang tua di Jerman tetap bahagia walau tanpa memiliki keturunan. (*/Dinda)