Suara Denpasar – Kapten Tim Persija Jakarta, Andritany Ardhiyasa menagih janji ketua Umum PSSI, Erick Thohir untuk melanjutkan Liga 2 dan Liga 3.
Janji tersebut ditagih Kiper Persija, Andritany, karena dalam masa pencalon Erick Thohir sebagai Ketum PSSI menjanjikan akan kembali melanjutkan Liga 2 dan liga 3 yang terhenti pasca tragedi kanjuruhan.
Andritany menagih janji tersebut saat diundang hadir dalam acara yang diselenggarakan oleh Najwa Shihab pada Jumat (17/2/2023) yang ditayangkan dalam Youtube Channel Najwa Shihab.
Mengawali pernyataan saat diberikan kesempatan, Andritany mengucapkan selamat atas terpilih Erick Thohir beserta jajaran pengurus PSSI periode 2023/2027.
“Salah satu kampanye bapak adalah akan menggulirkan kembali Liga 2 dan Liga 3, karena ketika kita bicara Liga 2 dan Liga 3, di sanalah benar-benar tentang kehidupan, Pak,” kata Andritany.
“Karena mereka di sana itu maaf, Pak, sangat sulit sekali saat ini. Teman-teman kita di Liga 2 dan Liga 3 karena tidak adanya liga, tentu tidak ada penghasilan mereka,” lanjut penjaga gawang dari Persija itu.
Karena terhentinya liga 2 dan liga 3, Andritany menyebut jika rekan seprofesinya hanya bisa bermain sepak bola Tarkam (antar kampung) yang dibayar per pertandingan.
“Mereka hanya bermain tarkam, antar kampung. Bayaranya cuman Rp200 ribu - Rp300 ribu per game. Apakah itu cukup untuk sebulan? Saya rasa seminggu saja tidak cukup, Pak," lanjut dia.
Ia juga mendapat sebuah pesan ketika hendak bertemu dengan Menpora Zainudin Amali untuk disampaikan. Pesepakbola yang menjadi korban akibat Tragedi Kanjuruhan, kata Andritany juga menyampaikan keluh kesahnya.
Baca Juga: Liga 2 Tak Pasti, Gresik United Justru Tantang Selangor FC di Malaysia
Selanjutnya Andritany mengutarakan bahwa sudah melakukan komunikasi dengan perwakilan pemain dari setiap klub yang bermain di Liga 1.
Komunikasi itu menemukan kesepakatan untuk dapat membantu para pemain yang sedang bermain di Liga 2 dan Liga 3.
“Kita pemain Liga 1 sudah membuat sebuah meeting, seluruh pemain, kapten-kapten tim, membuat meeting. Kita ingin membantu mereka dengan cara berhenti bermain,” kata Andritany.
Namun hal tersebut dinilai tidak mungkin dilakukan, karena akan berbenturan dengan kontrak yang sudah mereka sepakati dengan tim dan liga.
“Kampanye bapak adalah menjalankan Liga 2 dan 3, sekarang saya tagih janji itu kepada bapak,” tegas Andritany. (*/Aryo)