Suara Denpasar – Aksi pelajar sekolah di Purwakarta yang ugal-ugalan berkendara di Jalan Raya membuat Kang Dedi Mulyadi naik pitam, pasalnya selain membayakan pelajar sendiri juga mengakibatkan kecelakaan lalu lintas.
Hal itu dijumpai Kang Dedi usai pulang menghadiri sebuah acara pernikahan. Kang Dedi yang menuju pulang ke Lembur Pakuan, melihat sejumlah pelajar atau siswa berkendara tanpa menggunakan helm dan ugal-ugalan di Jalan.
Melihat hal itu Kang Dedi terus membututi dari arah belakang. Itu di jalan mereka bertiga tanpa punya SIM, STKN dan Helm berkendara ugal-ugalan.
‘Berhenti kamu berhenti kamu,” kata Kang Dedi yang memberhentikan siswa yang mengendarai motor tanpa menggunakan helm tersebut seperti dikutif dari Kanal YouTube Lembur Pakuan, Senin (6/3/2023) oleh Suara Denpasar.
Saat diberhentikan 3 orang pelajar langsung kabur. Sisa 2 orang siswa berhasil dihentikan, padahal kala itu ingin kabur pula.
Kang Dedi yang menghampiri kedua pelajar yang terciduk berkendara ugal-ugalan di jalan, benar saja tanpa adanya surat SIM, STNK, plat kendaraan tidak terpasang hingga mereka berkendara tidak menggunakan helm.
Kedua siswa yang ditanya dan dinasehati oleh Kang Dedi malah ngeyel dan tidak jujur. Selain itu tidak merasa bersalah atas apa yang dilakukan di jalan raya.
“Anda tahu gak kesalahan anda berkendara di jalan. Bisa membuat celaka diri sendiri, bisa membahayangkan keselamatan orang lain di jalan. Naik motor gak ada SIM, STNK apakah boleh gak naik motor,” marah Kang Dedi sambil menasehati kedua siswa itu.
Naik motor tanpa menggunakan kelengkapan keselamatan berlalu lintas apakah diperboleh atau tidak. Tidak pak jawab siswa kepada Kang Dedi.
Baca Juga: Fakta-fakta Format Baru Liga 1 Musim Depan
Tidak hanya itu Kang Dedi yang menasehati dua pelajar itu, berkendara di jalan adalah cikal bakal tawuran antar anak sekolah.
Selain itu Kang Dedi memberikan nasehat, bila mana anda menabrak mobil saya dari arah belakang siapa yang salah atau sebalik saya menabrak anda. Padahal itu akibat dari anda yang berkendara di jalan raya ugal-ugalan.
“Yang salah yang tetap saya, bukan anda. Makanya salah marah karena kegiatan kamu mencelakan orang lain, padahal kamu main angkat-angkat kendaraan di jalan” kata Kang Dedi.
“Nanti terus kamu jatuh di jalan yang rugi siapa orang tua dan kamu. Ingat tidak boleh lakukan itu lagi,” pungkas Kang Dedi. ***