Suara Denpasar - Beredar video konten yang mewartakan detik-detik jutaan massa aksi bela islam serbu mobil Puan Maharani dan tuntut penjarakan Megawati, kabar itu beredar di sosial media.
Megawati Soekarnoputri memang baru-baru ini kembali viral usai singgung kelompok ibu-ibu pengajian, hal tersebut menuai pro dan kontra.
Setelah itu beredar isu-isu tentang Ketua Umum PDI Perjuangan tersebut, apakah benar ada aksi massa sebanyak jutaan orang menyerbu mobil Puan Maharani dan menuntut Ketum PDIP dipenjarakan?
Berita tersebut diunggah oleh channel Menara Politik, dilansir Suara Denpasar pada Senin, (6/3/2023).
Video tersebut diunggah sang YouTuber dengan judul 'INILAH DETIK-DETIK JUTAAN MASSA AKSI BELA ISLAM SERBU MOBIL PUAN TUNTUT PENJARAKAN MEGAWATI'.
Selain itu, pada gambar utama video juga dituliskan 'MOBIL PUAN DISANDERA MASSA, PANTANG PULANG SEBELUM MEGAWATI DITANGKAP'.
Video itu diunggah sang YouTuber teoat hari ini, hingga berita ini dipublish, terlihat sudah 8 ribu orang lebih yang menonton video tersebut.
Lantas berita mobil Puan Maharani disandera jutaan massa aksi bela islam yang tuntut Megawati ditangkap itu adalah fakta atau justru hoax? Untuk mendapatkan kebenaran yang valid, maka tim Suara Denpasar melakukan penelusuran lebih dalam.
CEK FAKTA
Baca Juga: Terkuak Bukti Indra Bekti Terima Sumbangan dari Raffi Ahmad, Ternyata Segini Nominalnya
Setelah ditelusuri, tim Suara Denpasar menemukan kejanggalan dari berita tersebut, dimana video yang ditayangkan sangat berbeda dengan judul yang dicantumkan.
Alih-alih menayangkan video detik-detik mobil Puan Maharani yang disandera jutaan massa aksi bela islam yang tuntut penjarakan Megawati, sang YouTuber justru menayangkan video aksi demo yang belum jelas sumbernya, tidak jelas kapan kejadiannya dan siapa yang sedang unjuk rasa, serta apa yang disuarakan.
Selain itu, sang narator hanya menjelaskan bahwa Megawati Soekarnoputri menyampaikan pernyataan kontroversial tentang ibu-ibu pengajian dalam pidato yang bertemakan stunting.
Ketidakjelasan isi video dengan judul, serta sumber yang tidak valid membuat tim Suara Denpasar dapat menyimpulkan bahwa kabar mobil Puan Maharani disandera jutaan massa adalah berita bohong alias hoax. (Rizal/*)