Suara Denpasar – Kebakaran Depo Pertamina Plumpang, Koja, Jakarta Utara, pada Jumat (3/3/2023) malam menyisakan kesedihan bagi korban yang terdampak.
Tidak hanya manusia, namun juga seekor hewan yang berharga bagi pemiliknya.
Dilansir dari Antaranews.com, pecinta hewan yang tergabung dalam "Animal Defenders Indonesia" mencoba membawa hewan yang sudah mati maupun masih bisa diselamatkan dengan keranjang.
Martalia, salah satu relawan Animal Defenders Indonesia menegaskan pihaknya merupakan organisasi non-profit, sehingga mereka tulus dan tak mengharapkan imbalan apapun untuk menolong hewan yang butuh pertolongan.
"Karena kan perbantuan manusia juga sudah banyak, kita samakan lah makhluk hidup. Jadi (yang lain) silahkan berfokus dengan manusia, sedangkan kami bantu yang hewan," kata Martalia pada Antaranews.com.
Belasan satwa ditemukan dalam penyelamatan hewan ini, mulai dari hewan, seperti kucing, burung, ikan, hingga monyet pun ditemukan selama pencarian.
Kebanyakan ditemukan kucing yang mengalami luka bakar yang menyebabkan bulunya botak hingga kulitnya terkelupas.
Dari hal tersebut para relawan segera mengantarkan hewan tersebut ke dokter hewan terdekat.
Sementara, untuk dana yang dihabiskan sang pemilik bernama Doni Herdaru Tona bersama klinik hewan dan donasi dari para donatur bekerja sama mengumpulkan.
Baca Juga: Modus Minta Pijat, Dua Guru Pesantren di Sumut Cabuli 24 Santri Laki-Laki
Kisah Unik Dalam Penyelamatan Hewan
Dalam aksi penyelamatan hewan ini, Martalia dan relawan lainnya berusaha mencari dengan teliti mulai dari mendengar suara hewan hingga menelusuri puing bangunan di lokasi kebakaran tersebut.
Kucing suka bersembunyi saat sakit, maka dari itu Martalia bersama relawan lain harus sabar dan telaten saat menangkap mereka untuk dibawa ke dokter hewan.
Tak hanya itu, relawan juga perlu memperhatikan banyak hal, mulai dari mempertimbangkan kekokohan bangunan, sehingga mereka jika ingin memasuki bangunan harus berhati-hati.
Terlebih, ada juga pecahan beling hingga kabel listrik yang alirannya terputus yang bisa membahayakan warga maupun hewan yang terjebak.
Martalia bercerita ada ada sebuah rumah berwarna oranye yang tiga rumah di sekelilingnya terbakar, namun bagian depan rumah oranye itu tidak hancur sama sekali.
Sayangnya, pemilik rumah tersebut dikabarkan luka parah dan dibawa ke rumah sakit sehingga kucing mereka tertinggal di dalam rumah.
Kondisi kucing itu terlihat tidak terluka, namun saat diperiksakan ke dokter, ternyata paru-parunya bermasalah.
Dia turut meyakinkan pihaknya akan terus merawat hewan-hewan yang masih hidup. Bahkan, saat sang pemilik memintanya kembali, maka akan dikembalikan sampai keadaan hewan sembuh.
Kemudian, jika sang pemilik tak kunjung datang, maka bisa mereka rawat sendiri maupun dicarikan pemilik yang baru. (*/Ana AP)