Suara Denpasar - Kasus Ferdy Sambo seolah menjadi pintu terbukanya kasus-kasus lain yang laten terjadi di instansi Polri, kini kasus-kasus lain mulai jadi sorotan.
Instansi kepolisian kini tengah jadi sorotan soal kasus tabrak lari di Cianjur yang menewaskan Selvi Amelia Nuraeni (19), yang sedang mengendarai sepeda motor saat itu.
Imbas kasus Ferdy Sambo, banyak mata mulai menyoroti kasus-kasus lainnya yang melibatkan instansi kepolisian, termasuk kasus tabrak lari di Cianjur ini, dikutip Suara Denpasar dari channel YouTube Narasi Newsroom pada Rabu, (8/3/2023).
Video itu diunggah oleh Narasi Newsroom dengan judul 'Scientific Crime Investigation Kasus Tabrak Lari Cianjur, Polisi Pelakunya?'.
Tim investigasi Narasi Newsroom melakukan investigasi mendalam demi mendapatkan fakta kronologi yang menurut mereka masih ada yang ditutup-tutupi pihak ke polisian.
Dalam video itu sang narator menyebutkan bahwa kasus tabrak lari ini merupakan salah satu kasus yang melibatkan instansi kepolisian, dan menjadi sorotan imbas dari kasus Sambo.
"Terkuaknya kasus Ferdy Sambo membongkar borok manipulasi kasus yang laten terjadi di instansi Polri," ujar sang narator menjelaskan.
"Di saat kasus itu bergulir hangat, dugaan manipulasi juga terjadi dalam kasus tabrak lari di Cianjur, Selvi Amelia Nuraeni harus meregang nyawa akibat dilindas iring-iringan mobil patwal polisi," ujarnya melanjutkan.
Tim investigasi Narasi Newsroom melakukan penelusuran investigasi mendalam dengan mencari puluhan CCTV dan menemui saksi-saksi kunci.
Baca Juga: 5 Cara untuk Menghadapi Orang yang Suka Denial, Pahami Situasi Mereka
"Kami turun ke lapangan mencari puluhan titik CCTV baru yang setidaknya bisa menjelaskan kronologi kejadian," ujarnya melanjutkan.
"Kami juga menemui beberapa saksi kunci untuk menemukan apa saja yang ditutupi dan tak disampaikan polisi ke publik," ujarnya.
Berdasarkan keterangan tim investigasi dari Narasi, temuan mereka mengungkap dugaan adanya upaya menutupi kasus tabrak lari di Cianjur dari level Polres hingga Polda.
"Temuan kami mengungkap ada upaya menutupi kasus ini dari level Polres hingga Polda!," ujarnya melanjutkan.
Sang narator kemudian melanjutkan penjelasannya bahwa diduga ada orang yang tak bersalah dijadikan kambing hitam dalam kasus ini.
Menurut tim investigasi itu, diduga pelaku sebenarnya adalah Perwira polisi dan anak mantan petinggi Polri.