Mertua Kiky Saputri Divonis Stroke Telinga, Apa Itu?

Suara Denpasar

Kamis, 09 Maret 2023 | 13:50 WIB
Mertua Kiky Saputri Divonis Stroke Telinga, Apa Itu?
Mertua Kiky Saputri Di Diagnosa Stroke Telinga, Apa Itu? (Instagram/@kikysaputrii)

Suara Denpasar – Cuitan Kiky Saputri yang menceritakan mengenai pengalaman mertuanya berobat ke rumah sakit Indonesia dan Singapura viral di sosial media.

Istri M. Khairy itu, mengatakan sang mertua sempat mengalami masalah pendengaran. Meski tak ditulis gamblang, namun Kiky mengisyaratkan bahwa mertuanya didiagnosa mengidap stroke telinga oleh dokter atau rumah sakit di Indonesia.

Walaupun, saat mertuanya berobat ke rumah sakit di Singapura, ia mendapat diagnosis yang berbeda.

Di singapura, dia hanya di diagosik flu biasa dan dokter menangani tertawa ketika mendengar istilah stroke kuping.

Lalu, apakah stroke telinga itu ada atau tidak? merangkum dari laman Quality Healthcare dan alodokter, stroke Kuping juga dikenal dengan Gangguan Pendengaran Sensorineural Mendadak atau Sudden Sensorineural Hearing Loss (SSNHL).

Hal ini bisa menyebabkan pasien tiba-tiba akan kehilangan sebagian atau seluruh kemampuan pendengarannya dalam waktu sesingkat tiga hari.

Gejala dari penyakit ini adalah mungkin mengalami pusing mendadak, tinnitus, dan sakit telinga. Banyak orang tidak menganggap serius gejala ini di awal, karena mereka mungkin mengira itu hanya karena penyumbatan saluran telinga yang disebabkan oleh kotoran telinga.

Padahal gangguan ini juga bisa disebabkan oleh kerusakan pada telinga dalam atau persarafan dari telinga ke otak. SSNHL dibagi dalam beberapa derajat kerusakan:

Derajat 0: tidak ada gangguan atau gangguan sangat ringan

baca juga

Derajat 1: gangguan ringan atau dapat mendengar atau mengulang kata-kata yang diucapkan dengan suara normal pada jarak 1 meter

Derajat 2: gangguan sedang atau  dapat mendengar atau mengulang kata-kata yang diucapkan dengan suara keras pada jarak 1 meter

Derajat 3: gangguan berat atau dapat mendengar beberapa kata jika diteriakkan ke telinga yang sehat

Derajat 4: gangguan sangat berat atau tidak dapat mendengar apapun walaupun diucapkan dengan suara keras

Kebanyakan orang berpikir gejala akan hilang setelah beberapa saat, sehingga menunda waktu untuk konsultasi medis.

Bahkan, gangguan pendengaran sensorineural mendadak dianggap sebagai situasi darurat dan dua minggu pertama setelah timbulnya penyakit adalah periode emas untuk pengobatan.

Jika, mengalami hal ini ada baiknya untuk segera mengkonsultasikan hal ini dengan dokter Spesialis THT.

Tanpa perawatan yang tepat waktu dan tepat, mungkin sulit bagi pasien untuk memulihkan pendengarannya yang hilang. Dalam kasus terburuk, kondisi tersebut bahkan dapat menyebabkan ketulian permanen. (*/Ana AP)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

PDKT ke Axel Matthew, Angel Karamoy: Kamu Selera Sama yang Lebih Tua Gak?

PDKT ke Axel Matthew, Angel Karamoy: Kamu Selera Sama yang Lebih Tua Gak?

Entertainment | Selasa, 27 Desember 2022 | 12:07 WIB

Terkini

Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik

Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:35 WIB

IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung

IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:27 WIB

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:31 WIB

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Otomotif | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:15 WIB

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Bisnis | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:05 WIB

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Jawa Tengah | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:00 WIB

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Lampung | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:57 WIB

Saat Jas Putih Diuji: Selelah-lelahnya Tenaga Kesehatan, Tetap Lebih Melelahkan Jadi Pasien

Saat Jas Putih Diuji: Selelah-lelahnya Tenaga Kesehatan, Tetap Lebih Melelahkan Jadi Pasien

Your Say | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:23 WIB

Rp17 Triliun Aliran Modal Asing Masuk ke Pinjol RI

Rp17 Triliun Aliran Modal Asing Masuk ke Pinjol RI

Bisnis | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:05 WIB

Buntut Kasus Komentar Nirempati Pasien BPJS, RS Sardjito Hentikan Praktik dr. Elda Putri Rahard

Buntut Kasus Komentar Nirempati Pasien BPJS, RS Sardjito Hentikan Praktik dr. Elda Putri Rahard

Video | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:00 WIB

×