"Kami turun ke lapangan mencari puluhan titik CCTV baru yang setidaknya bisa menjelaskan kronologi kejadian," ujarnya melanjutkan.
"Kami juga menemui beberapa saksi kunci untuk menemukan apa saja yang ditutupi dan tak disampaikan polisi ke publik," ujarnya.
Berdasarkan keterangan tim investigasi dari Narasi, temuan mereka mengungkap dugaan adanya upaya menutupi kasus tabrak lari di Cianjur dari level Polres hingga Polda.
"Temuan kami mengungkap ada upaya menutupi kasus ini dari level Polres hingga Polda!," ujarnya melanjutkan.
Sang narator kemudian melanjutkan penjelasannya bahwa diduga ada orang yang tak bersalah dijadikan kambing hitam dalam kasus ini.
Menurut tim investigasi itu, diduga pelaku sebenarnya adalah Perwira polisi dan anak mantan petinggi Polri.
"Eksesnya orang tak bersalah jadi dikorbankan, kuat dugaannya ada upaya melindungi seorang pelaku yang merupakan Perwira polisi dan anak dari mantan petinggi Polri," ujar sang narator melanjutkan.
Salah satu temuan yang penting dari investigasi tersebut adalah bukti adanya mobil Pajero yang diduga melindas korban, namun keberadaan mobil Pajero itu ditutupi oleh pihak kepolisian.
"Anehnya polisi berusaha menutupi keberadaan Pajero ini," ujar sang narator menjelaskan.
Baca Juga: Cek Fakta: Setelah Sah Rujuk, Sule dan Nathalie Holscher Pergi Honeymoon ke Turki, Benarkah?
Pelaku tabrak lari di Cianjur ini memang belum ditetapkan, namun proses hukum masih terus berjalan, hasil investigasi Narasi Newsroom menyebutkan adanya indikasi dugaan upaya penutupan dan perlindungan yang dilakukan polisi terhadap pelaku sebenarnya. (*/Dinda)