Cek Fakta: Sudah Muak Dengan Megawati, Mahfud MD Desak Kapolri Untuk Penjarakan Dalam Waktu Dekat

Suara Denpasar | Suara.com

Minggu, 12 Maret 2023 | 06:08 WIB
Cek Fakta: Sudah Muak Dengan Megawati, Mahfud MD Desak Kapolri Untuk Penjarakan Dalam Waktu Dekat
Cek Fakta: Sudah Muak Dengan Megawati, Mahfud MD Desak Kapolri Untuk Penjarakan Dalam Waktu Dekat (YouTube MENARA POLITIK)

Suara Denpasar - Kabar mengejutkan menimpa Megawati, dikabarkan dirinya terancam dipenjara lantaran Mahfud MD desak Kapolri untuk melakukan hal tersebut.

Megawati Soekarnoputri merupakan Ketua Umum PDI Perjuangan yang baru-baru ini menjadi perbincangan hangat publik.

Pasalnya ia beberapa hari lalu menyampaikan pidato yang menimbulkan pro dan kontra.

Namun benarkah Mahfud MD selaku Menko Polhukam mendesak Kapolri untuk segera memenjarakan Ketum PDIP itu?

Kabar itu disebarkan oleh channel YouTube MENARA POLITIK, disebarkan dalam bentuk video berjudul 'SUDAH MUAK DENGAN MEGAWATI!! MAHFUD MD TEGAS DESAK KAPOLRI TANGKAP DAN PENJARAKAN MAK BANTENG', dilansir Suara Denpasar pada Sabtu, (11/3/2023).

Berikut ini link video konten berita tersebut:
https://youtu.be/126vKfGVjok

Pada bagian gambar utama video juga dituliskan 'PERNYATAAN TEGAS, MAHFUD MD DESAK KAPOLRI TANGKAP DAN PENJARAKAN MEGAWATI DALAM WAKTU DEKAT'.

Video itu diunggah dengan durasi 8 menit 29 detik, video tersebut baru saja diunggah empat hari lalu, namun sudah menyita banyak perhatian publik, sampai saat ini sudah ditonton 112 ribu kali.

Lantas apakah berita tersebut fakta? Atau hanya sekedar hoax belaka? Tim Suara Denpasar melakukan penelusuran mendalam terkait kabar tersebut.

CEK FAKTA

Setelah ditelusuri, pada menit-menit awal video itu menampilkan pernyataan Mahfud MD tentang larangan memprovokasi dan mengadu umat, namun itu adalah potongan video.

"Waduh itu bikin gaduh itu, oleh sebab itu saya itu, karena bikin banyak orang marah, itu meresahkan dan provokasi untuk mengadu domba antar umat," ujar Mahfud MD.

Setelah ditelusuri, pernyataan Menko Polhukam itu ternyata adalah pernyataan yang ditujukan kepada Saifuddin Ibrahim, sosok yang kerap membuat gaduh warganet dengan pembahasan agama.

Jadi, pernyataan itu bukan ditujukan untuk Megawati, hasil penelusuran menunjukkan bahwa pernyataan Mahfud MD dalam potongan video itu adalah pernyataannya di hadapan media dan pernah ditayangkan di beberapa stasiun televisi, itu juga merupakan video lawas.

Setelah ditelusuri lebih dalam, tidak ditemukan sama sekali sumber kredibel yang mengabarkan Mahfud MD desak Kapolri penjarakan Megawati, bahkan tidak ditemukan juga dalam akun instagram dirinya, @mohmahfudmd.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Apes! Keburu Terendus PPATK, Rafael Alun Gagal Buka Safe Deposit Box Miliknya Berisi Rp 37 Miliar

Apes! Keburu Terendus PPATK, Rafael Alun Gagal Buka Safe Deposit Box Miliknya Berisi Rp 37 Miliar

News | Sabtu, 11 Maret 2023 | 19:53 WIB

Safe Deposit Box Rafael Alun Berisi Rp37 Miliar, Mahfud MD: Itu Baru Sebagian Lho!

Safe Deposit Box Rafael Alun Berisi Rp37 Miliar, Mahfud MD: Itu Baru Sebagian Lho!

News | Sabtu, 11 Maret 2023 | 19:42 WIB

Belum Dapat Informasi, Sri Mulyani Minta PPATK Buka Data Transaksi Janggal Pegawai Kemenkeu hingga Rp 300 Triliun

Belum Dapat Informasi, Sri Mulyani Minta PPATK Buka Data Transaksi Janggal Pegawai Kemenkeu hingga Rp 300 Triliun

News | Sabtu, 11 Maret 2023 | 16:30 WIB

Terkini

Janji Eksel Runtukahu Apabila Dapat Panggilan Timnas Indonesia

Janji Eksel Runtukahu Apabila Dapat Panggilan Timnas Indonesia

Bola | Selasa, 14 April 2026 | 18:45 WIB

Laris Manis! Konser EXO Planet #6 'EXhOrizon' di Jakarta Resmi Tambah Hari

Laris Manis! Konser EXO Planet #6 'EXhOrizon' di Jakarta Resmi Tambah Hari

Your Say | Selasa, 14 April 2026 | 18:43 WIB

Apa Itu Whistleblower? Istilah Viral di Tengah Kasus Dugaan Pelecehan Seksual di FH UI

Apa Itu Whistleblower? Istilah Viral di Tengah Kasus Dugaan Pelecehan Seksual di FH UI

Lifestyle | Selasa, 14 April 2026 | 18:36 WIB

Rahasia The Power of Habit, Mengapa Niat Saja Tidak Cukup untuk Berubah Jadi Lebih Baik?

Rahasia The Power of Habit, Mengapa Niat Saja Tidak Cukup untuk Berubah Jadi Lebih Baik?

Your Say | Selasa, 14 April 2026 | 18:28 WIB

Diskon Besar Alfamart April 2026, Ini Daftar Cemilan Murah yang Banyak Diburu

Diskon Besar Alfamart April 2026, Ini Daftar Cemilan Murah yang Banyak Diburu

Sumsel | Selasa, 14 April 2026 | 18:24 WIB

Mahfud MD Bongkar 'Permainan' Pejabat di Balik Pelarian Koruptor Rp189 Triliun

Mahfud MD Bongkar 'Permainan' Pejabat di Balik Pelarian Koruptor Rp189 Triliun

News | Selasa, 14 April 2026 | 18:22 WIB

Pabrik Melamin Pertama dan Terbesar RI Resmi Dibangun di Gresik, Nilai Investasi Rp 10,2 T

Pabrik Melamin Pertama dan Terbesar RI Resmi Dibangun di Gresik, Nilai Investasi Rp 10,2 T

Bisnis | Selasa, 14 April 2026 | 18:18 WIB

Novel Damar Kambang, Mencari Kebebasan di Balik Tabir Adat

Novel Damar Kambang, Mencari Kebebasan di Balik Tabir Adat

Your Say | Selasa, 14 April 2026 | 18:15 WIB

Daftar Mobil Hybrid Paling Diminati Maret 2026 di Tengah Penurunan Penjualan Mobil Baru

Daftar Mobil Hybrid Paling Diminati Maret 2026 di Tengah Penurunan Penjualan Mobil Baru

Otomotif | Selasa, 14 April 2026 | 18:15 WIB

Habiburokhman ke Kapolri: Jangan Risau Ada Oknum, yang Penting Institusi Berani Tindak Tegas

Habiburokhman ke Kapolri: Jangan Risau Ada Oknum, yang Penting Institusi Berani Tindak Tegas

News | Selasa, 14 April 2026 | 18:10 WIB