Suara Denpasar - Kabar mengejutkan datang dari Indra Bekti, kabarnya bukti rekaman suara dirinya bersama pacar pria sudah terbongkar.
Berita itu sudah tersebar di sosial media, diunggah dan disebarkan oleh channel YouTube Investigasi Artis, sebagaimana dilansir Suara Denpasar pada Minggu, (12/3/2023).
Bukan hanya itu, kabarnya bukti rekaman Indra Bekti bersama pacar prianya itu adalah alasan kenapa Aldila gugat cerai suaminya itu yang sedang menjalani proses pemulihan pasca sembuh dari penyakit.
Berita itu diunggah dalam bentuk video oleh channel YouTube tersebut dengan durasi 3 menit 8 detik, diunggah pada Kamis (2/3/2023), video itu sudah berhasil menarik perhatian publik dan sudah ditonton 30 ribu kali.
Video itu diunggah dengan judul 'Pantas Gugat Cerai! Kebongkar Rekaman Suara Indra Bekti Bersama Pacar Pria Jadi Alasan Aldila'. Pada bagian gambar utama video juga dituliskan keterangan yang sama.
Keretakan keluarga Indra Bekti dan Aldila memang sedang menjadi perbincangan publik, hal tersebut merupakan kabar mengejutkan.
Pasalnya, Indra Bekti dan Aldila terlihat masih baik-baik saja selama proses penyembuhan Indra beberapa waktu lalu, namun ketika sembuh dan tinggal melewati proses pemulihan, tiba-tiba saja kabar mengejutkan itu keluar.
Namun apakah benar ada bukti rekaman suara Indra Bekti bersama pacar prianya? Dan benarkah bahwa itu menjadi alasan Aldila gugat cerai suaminya tersebut?
Demi mendapatkan informasi yang valid, tim Suara Denpasar melakukan penelusuran terkait kebenaran berita tersebut.
Baca Juga: Miris! Cristian Gonzales Main Tarkam Usai Dilepas Raffi Ahmad Pemilik RANS Nusantara FC
CEK FAKTA
Setelah ditelusuri, video yang berdurasi 3 menit 8 detik itu sama sekali tidak menunjukkan atau menayangkan rekaman suara yang dimaksud.
Tidak ada rekaman suara Indra Bekti bersama pacar pria sebagaimana diwartakan dalam judul video tersebut.
Dalam video itu, sang narator hanya menjelaskan isu perceraian antara Indra Bekti dan Aldila, dibahas sekilas tentang rekaman itu, namun tanpa bukti dan sumber yang kredibel.
Sehingga, informasi yang disampaikan oleh sang narator tidak dapat dikategorikan sebagai informasi yang valid.
KESIMPULAN