Suara Denpasar - Pernyataan Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika terkait nafkah menuai pro dan kontra.
Seperti diketahui salah satu alasan Ambu Anne menggugat cerai Anggota DPR RI Kang Dedi Mulyadi adalah terkait biaya nafkah.
Ambu Anne mengaku tak dinafkahi Kang Dedi Mulyadi selama beberapa tahun.
Namun kabar tersebut dibantah oleh pihak Kang Dedi, mantan Bupati Purwakarta tersebut mengatakan dirinya selalu menafkahi sang istri.
Termasuk nafkah lainnya saat membantu Ambu Anne menjadi Bupati Purwakarta.
“Kalau nafkah itu sesuatu yang kita gunakan dalam setiap hari. Nafkah dalam pemahaman saya adalah membantu istri menjadi bupati, mengeluarkan biaya, brand nama saya menjadi faktor keberhasilannya, kalau bicara cukup dalam pandangan kami yang orang desa orang yang biasa hidup sederhana itu sudah lebih dari cukup,” katanya dikutip dari ANTARA, Senin (13/3/2023).
Sementara itu Ambu Anne beberapa waktu lalu buka suara soal nafkah yang dimaksud olehnya.
“Masa saya setiap hari harus pakai baju dinas, masa tidur juga saya harus pakai baju dinas, gitu kan. Jadi saya simple gitu, artinya biaya nafkah itu adalah untuk kebutuhan sehari-hari makan,” katanya seperti dikutip Suara Denpasar dari short video YouTube yang diunggah akun @dulurrahayu, 2 Februari 2023.
Pernyataan Ambu Anne ini pun menuai beragam reaksi pro dan kontra dari warganet.
Baca Juga: Beda Persepsi Sri Mulyani dengan Mahfud MD Soal Dugaan Transaksi Janggal Rp 300 Triliun di Kemenkeu
“Hihihi...segitunya ya Pejabat ko masih mikirin hal2 yg simpel.. gimana mau mikirin rakyat yg kekurangan,” kata akun Elis Ummu Bilafir.
"Aduh Bu.. Gk pantes seorang bupato kok ngomongnya begitu," kata akun Sri 007.
"Ikhlas bersukur, saling percaya insyaallah akan bahagia dalam rumah tangga," kata akun Soleh Sobarna.***