Suara Denpasar – Rachel Venya baru-baru ini mengejutkan publik dengan wajahnya yang lebih tirus dan mata yang lebih bengkak dari biasanya. Hal ini mengundang banyak komentar julid dari netizen yang menyebut mantan istri Okin itu justru terlihat lebih tua, karena pipinya yang lebh kempot.
Dalam Instagram storinya, Sabtu (11/3/2023), Rachel Venya diketahui melakukan buccal fat untuk mengatasi pipinya yang chubby.
"Awalnya itu, aku itu melakukan buccal fat. Buccal fat itu pengambilan lemak di dalam pipi aku, karena aku chubby banget kan," kata ibu dua anak itu.
Lalu, apa itu treatment buccal fat yang dilakukan oleh Rachel Venya? simak penjelasannya yang dilansir dari antaranews.com.
Dalam dunia kecantikan, perawatan yang dilakukan Rachel Venya disebut dengan buccal fat removal. Treatment ini dilakuakan dengan mengangkat lemak buccal agar lebih tirus. Hasilnya dapat menonjolkan tulang pipi, dan pada dasarnya menciptakan wajah yang lebih ramping.
Lemak buccal adalah bantalan lemak yang berada tepat di bawah tulang pipi dan di atas tulang rahang. Lemak buccal inilah yang membuat pipi lebih chubby. Bantalan lemak di dalam pipi memang dimiliki semua orang sejak lahir, namun karena beberapa faktor dan lain hal seseorang merasa terganggu dengan ukurannya yang berlebihan.
Jika, ingin melakukan buccal fat removal, harus melalui proses konsultasi menyeluruh. Tujuan dari konsultasi adalah membantu pasien menyadari harapan realistis dari prosedur ini dan memahami baik prosedur buccal fat. Sehingga, pasien dapat mengambil keputusan yang baik.
Dr Novi Arlisma dari Novi’s Clinic menjelaskan, “Pengangkatan jumlah lemak buccal tergantung dari kondisi bentuk wajah pasien. Dokter yang berpengalaman akan lebih tahu seberapa banyak lemak yang harus diambil, agar wajah tampak tirus dan proporsional.”
Meskipun, buccal fat removal bukan satu-satunya cara meniruskan pipi. Namun, Buccal Fat Removal punya hasil yang permanen karena mengangkat bantalan lemak di dalam pipi.
Baca Juga: Kejagung Temukan Jejak TPPU di Balik Kasus Korupsi BTS Bakti Kominfo
Buccal Fat Removal juga termasuk tindakan bedah sederhana yang harganya masih sangat terjangkau. Dokter berpengalaman hanya membutuhkan waktu singkat sekitar 30 menit untuk mengerjakannya.
Dokter yang professional juga akan mengecek kelayakan kondisi tubuh sebelum menjalani prosedur, seperti memeriksa Infeksi daerah setempat, demam atau tidak fit, gangguan pembekuan darah, serta dislokasi sendi rahang hingga riwayat tindakan sebelumnya.
Perlu diketahui, pasien dari prosedur ini akan mengalami nyeri, bengkak dan sulit mengunyah setelah menjalani prosedur ini. Biasanya kondisi ini berlangsung selama beberapa hari, bahkan beberapa minggu. Oleh karena itu, pasien dianjurkan untuk beristirahat dan mematuhi anjuran dokter seperti :
- Tidak boleh makan dengan makanan yang bertekstur keras dan terlalu panas 1-2 hari
- Dianjurkan berkumur dengan cara menggelengkan kepala selama 1 minggu
- Tidur dengan posisi kepala lebih tinggi dari biasannya di hari pertama