Suara Denpasar - Perseteruan antara ibunda Indah Permatasari, Nursyah dan Arie Kriting hingga kini belum juga padam. Bahkan belum lama ini ia kembali menantang Arie untuk melakukan sumpah mubahalah sebagai bukti kalau selama ini suami Indah itu tidak bersalah.
“Jangan main acam acam (ancam-ancam) sama saya. Ayo Mubahala kalau berani," tulis Nursyah di Instagram, Senin (13/3/2023).
Lantas apakah sumpah Mubahalah itu? Lalu bagaimana resiko yang akan ditanggung Arie bila ia menerima tantangan itu dan terbukti bersalah?
Sumpah Mubahalah ini bukan sembarang sumpah karena menjadi sumpah level tertinggi. Bahkan dipercaya bahwa dalam sumpah Mubahalah ini Allah akan menjatuhkan laknat secara langsung pada pihak yang bersalah.
Sumpah Mubahalah ini dilakukan antara dua pihak yang sedang memperseterukan perkara yang sama. Lalu mereka bersumpah dan berdoa agar Allah menjatuhkan laknat pada pihak yang bersalah.
Mengutip dari kanal YouTube Intens Investigasi, ustaz Habib Ahmad bin Hasan Alaydrus sempat mengingatkan agar seseorang tidak terburu-buru bermubahalah dalam menyelesaikan masalah. Karena sumpah ini memiliki resiko tinggi untuk pihak yang terbukti bersalah.
Habib Ahmad menerangkan bahwa pihak yang terbukti bersalah bisa saja akan langsung meninggal sebagai bukti azab Allah terhadapnya.
“Konsekuensi azab yang akan turun itu langsung dari Allah yang akan membuat orang tersebut dalam seketika menghembuskan napas terakhirnya," terang Habib Ahmad.
Kendati demikian, Habib Ahmad pun sempat memberikan saran agar permasalahan Arie dan Nursyah bisa lekas selesai tanpa bermubahalah
Baca Juga: Tol Bali Mandara Tutup 32 Jam Saat Nyepi
"Ada cara-cara lain yang bisa dikerjakan khususnya dari pihak anak atau si mantu ini, hendaknya mendatangi, mengucapkan permohonan maaf, dan mulai memperbaiki hubungan dengan cara bersilaturahmi. Menunjukkan itikad baik untuk memperbaiki hubungan antara anak dengan orang tua atau menantu dengan orang tua," papar Habib Ahmad.
Namun diketahui bahwa hingga saat ini Arie tak pernah menggubris ataupun memberikan tanggapan terkait Nursyah yang mengajaknya bermubahalah. (Rizal/*)