Suara Denpasar – Polemik yang terjadi antara kedua musisi ternama tanah air ini, masih terus berseliweran di media sosial. Ahmad Dhani dan Once Mekel. Keduanya pernah bersama-sama dalam satu grup Dewa 19. Namun, belakang ini dikabarkan kalau Ahmad Dhani telah membuat pernyataan tegas agar Once Mekel tidak menyanyikan lagi lagu-lagu Dewa 19.
Dilansir dari kanal YouTube dunia MANJI, di mana Anji sebagai hostnya yang juga seorang musisi, memberitakan bahwa terjadi kisruh antara Ahmad Dhani dan Once Mekel. Kisruh keduanya terjadi diawali dengan pelarangan Ahmad Dhani terhadap Once Mekel untuk menyanyikan lagu-lagu Dewa 19 dalam konser manapun.
Anji menyampaikan kalau setelah lebaran nanti, Dewa 19 akan melakukan tour sebanyak 2 kali dalam seminggu. Sehingga dikhawatirkan Once Mekel akan mengganggu performance Dewa 19, yang mana Once Mekel tak tergabung di dalamnya.
Lebih detil, Anji menjelaskan polemik yang terjadi antara Ahmad Dhani dan Once Mekel ini, sudah dapat dikategorikan seperti Self Licensing. Yang berarti bisa menentukan sendiri harganya dengan melalui Lembaga Manajemen Kolektif (LMK) seperti WAMI, KCI dan lainnya. Kemudian aturan terkait musik khususnya Performing Rights itu tarifnya 2% dari seluruh biaya produksi.
Di dalam Undang-undang pun sudah dibahas pada Pasal 23 ayat 5 tentang Undang-undang Hak Cipta yang berbunyi, “Setiap Orang dapat melakukan penggunaan secara komersial ciptaan dalam suatu pertunjukan tanpa meminta izin terlebih dahulu kepada pencipta dengan membayar imbalan kepada pencipta melalui Lembaga Manajemen Kolektif.”
Ini berarti bahwa tidak diperlukan izin secara personal kepada pencipta, tetapi membayar imbalan kepada pencipta melalui LMK yang dipilih. Meski pada pasal di atas tidak disebutkan secara gamblang tentang besaran imbalannya.
Tetapi menurut Anji, ada pasal lain yang menjelaskan seputar hal tersebut sebesar 2%. Dan bagi Anji, imbalan tersebut masih terlalu kecil. Sehingga harus dinaikkan. Karena belum diketahui cukup atau tidaknya 2% imbalan yang diberikan kepada pengarang lagu atau pencipta. (*/Dinda)