Suara Denpasar - Ketua Umum PSSI Erick Thohir memberi peringatan keras jelang berjalannya pertandingan pamungkas Liga 1 2022/2023 antara Persija Jakarta vs PSS Sleman dan Persib Bandung vs Persikabo 1973, Sabtu (15/4/2023) malam ini.
Pertandingan ini terbilang sangat krusial bagi Persib dan Persija. Kemenangan adalah harga mati bagi keduanya jika ingin menduduki posisi runner up.
Persib Bandung yang saat ini berada di posisi ketiga juga harus berharap agar Persija terpeleset di laga terakhir jika ingin menjadi juara kedua.
Alhasil, beredar isu tak sedap bahwa kedua klub raksasa itu akan main mata demi mengamankan kemenangan. Setelah rumor ini beredar, Erick Thohir memberi wanti-wanti yang cukup keras.
Erick Thohir menegaskan bahwa pihaknya akan memberi sanksi yang cukup keras bagi wasit, pemain maupun klub yang curang.
"Saya rasa saya bersama pak Zainudin (Amali, Waketum PSSI) dan Exco (Komite Eksekutif) punya komitmen sepak bola yang bersih dan tentu berprestasi," ujarnya sebagaimana dikutip dari Suara.com, Sabtu (15/4/2023).
Dia melanjutkan, "Jadi kalau ternyata liga besok (hari ini) ada main mata hukumannya sangat berat! Wasitnya dihukum seumur hidup, pemainnya dihukum seumur hidup, ya klubnya degradasi saja sekalian."
Pria yang juga menjabat sebagai Menteri BUMN itu berharap dapat menciptakan kompetisi sepak bola yang bersih tanpa adanya kecurangan.
"Serius ini. Kita sudah punya komitmen itu. Jadi tidak ada istilah main-main sekarang. Karena kita ingin menciptakan sepak bola yang bersih dan berprestasi."
Baca Juga: Cek Fakta: Persija Gigit Jari! Marko Simic Merapat ke Persib, Trisula Mematikan Persib Terbentuk?
Lebih lanjut, Erick Thohir mengingatkan bahwa kecurangan dalam pertandingan sepak bola akan mudah terdeteksi berkat kemajuan teknologi informasi.
Dia memaparkan, "Tadi saya saja baru ketemu dengan para pakar statistik di kantor. Itu kita sedang me-review pertandingan-pertandingan di Liga 3, Liga 2 dan Liga 1 musim ini."
"Kita akan deteksi kalau ada permainan seperti itu. Kita harap ke depannya harus tidak ada (praktik pengaturan skor)," pungkasnya.
Sementara itu, juara 2 Liga 1 2022/2023 akan mendapatkan tiket Play-off Piala AFC 2023-2024, sehingga tak heran jika Persib dan Persija sangat mengincar kemenangan.(*)