Weit, Tunggu Dulu! Labuan Bajo Bisa Gagal Masuk 10 Besar Bali Baru

Suara Denpasar

Minggu, 16 April 2023 | 09:06 WIB
Weit, Tunggu Dulu! Labuan Bajo Bisa Gagal Masuk 10 Besar Bali Baru
Pulau Komodo (Youtube)

Suara Denpasar - Labuan Bajo merupakan satu kelurahan di Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) yang digadang-gadangi masuk 10 Bali baru. Tapi, tunggu dulu.

Sudah hampir sepuluh tahun industri pariwisata di sana dikembangkan pemerintah. Namun, angka pertumbuhan wisatawan yang berkunjung masih terbilang kecil, bahkan cenderung menurun.

Ternyata banyak yang menjadi penyebab sulitnya Labuan Bajo untuk berkembang. Pada tahun 2019 jumlah turis yang berkunjung ke sana di angka 256 ribu orang. Turun drastis pada tahun 2022 yang mencapai 170 ribu turis.

"Tentu berbanding jauh dengan Bali yang pertahunnya bisa mendatangkan enam juta turis. Tentu saja Labuan Bajo tertinggal jauh dan seakan-akan impian menjadikan Labuan Bajo, Bali baru adalah mustahil," kata Yotutube wisata Ricky dalam kanal youtubenya dikutip denpasar.suara.com, Minggu 16 April 2023.

Ada beberapa penyebab sulitnya untuk mendongkrak pertumbuhan industri pariwisata di sana. Di antaranya adalah di Labuan Bajo, spot wisata 90 persen berada di wilayah perairan.

Seperti keindahan pulau di sekitar maupun pemandangan bawah laut. Hanya beberapa obyek wisata yang berada di daratab seperti Komodo.

Jadi, jika berkunjung ke sana tentu wisatawan lebih menggunakan transportasi kapal laut. Di sisi lain, kapal laut di sana terbilang tidak mencukupi kebutuhan wisatawan.

Sebab, hanya bisa melayani seribu sampai dua ribu orang. "Selain itu tidak cocok untuk family trip. Apalagi mengajak anak yang baru berusia 5 tahun karena rawan mabuk laut," sebutnya.

Selain itu, melihat topografi alam di sana yang berbukit. Tentu untuk para investor dalam membangun sarana dan prasarana pendukung memerlukan biaya yang lebih mahal karena kontur tanah berbukit. "Bahan bangunan juga tentu lebih mahal karena harus dikirim dari laut," jelasnya.

baca juga

Ada lagi yang membuat Labuan Bajo sulit berkembang karena memang mengandalkan wisata alam.

Ini juga yang membedakan dengan Bali yang memiliki adat dan budaya yang unik. Itulah beberapa hal yang membuat Labuan Bajo sulit berkrmbang dari perkampungan nelayan menjadi Bali baru. ***

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Cinta Tak Harus Selalu Bersama, Tangis Gisel Pecah dan Peluk Gading Marten

Cinta Tak Harus Selalu Bersama, Tangis Gisel Pecah dan Peluk Gading Marten

Denpasar | Minggu, 16 April 2023 | 08:56 WIB

Andre Taulany Pusing! Istrinya Kumat Lagi, Dulu Sindir Prabowo, Kini Drama Queen Orang Kampung

Andre Taulany Pusing! Istrinya Kumat Lagi, Dulu Sindir Prabowo, Kini Drama Queen Orang Kampung

Denpasar | Minggu, 16 April 2023 | 08:53 WIB

Terkini

Diusir Pelatih FC Twente, Mees Hilgers Buka Suara Akui Didekati Feyenoord

Diusir Pelatih FC Twente, Mees Hilgers Buka Suara Akui Didekati Feyenoord

Bola | Kamis, 06 Agustus 2026 | 12:12 WIB

Prediksi Skor, Susunan Pemain Persib Bandung vs Persebaya di Final Piala Presiden 2026

Prediksi Skor, Susunan Pemain Persib Bandung vs Persebaya di Final Piala Presiden 2026

Bola | Kamis, 06 Agustus 2026 | 12:10 WIB

Kenaikan Harga Beras dan Rokok Dorong Warga Hampir Miskin Jatuh ke Jurang Kemiskinan

Kenaikan Harga Beras dan Rokok Dorong Warga Hampir Miskin Jatuh ke Jurang Kemiskinan

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 12:06 WIB

Mengenal Fenomena 'Deskilling': Benarkah AI Perlahan Menurunkan Keterampilan Berpikir Manusia?

Mengenal Fenomena 'Deskilling': Benarkah AI Perlahan Menurunkan Keterampilan Berpikir Manusia?

Your Say | Kamis, 06 Agustus 2026 | 12:03 WIB

Aturan BPJS vs Ekspektasi Pasien: Siapa yang Sebenarnya Perlu Disalahkan?

Aturan BPJS vs Ekspektasi Pasien: Siapa yang Sebenarnya Perlu Disalahkan?

Your Say | Kamis, 06 Agustus 2026 | 12:00 WIB

Sawah Terendam Rob Disulap Jadi Wisata Kano, Begini Penampakannya

Sawah Terendam Rob Disulap Jadi Wisata Kano, Begini Penampakannya

Foto | Kamis, 06 Agustus 2026 | 12:00 WIB

Rincian Bunga Deposito BRI dan BNI Terbaru Tahun 2026

Rincian Bunga Deposito BRI dan BNI Terbaru Tahun 2026

Bisnis | Kamis, 06 Agustus 2026 | 11:59 WIB

Komisi IX DPR Kecam Oknum Nakes yang Diduga Nirempati pada Yurizal: BPJS Bukan Pasien Kelas Dua

Komisi IX DPR Kecam Oknum Nakes yang Diduga Nirempati pada Yurizal: BPJS Bukan Pasien Kelas Dua

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 11:54 WIB

Panduan Susunan Upacara Bendera 17 Agustus di Sekolah Lengkap dari Awal sampai Akhir

Panduan Susunan Upacara Bendera 17 Agustus di Sekolah Lengkap dari Awal sampai Akhir

Lifestyle | Kamis, 06 Agustus 2026 | 11:51 WIB

Dipimpin Hakim Richard Edwin Basoeki, Sidang Praperadilan Febrie Adriansyah Digelar 18 dan Agustus

Dipimpin Hakim Richard Edwin Basoeki, Sidang Praperadilan Febrie Adriansyah Digelar 18 dan Agustus

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 11:47 WIB

×