Fenomena Pengobatan Ida Dayak dari Kacamata Sains dan Pandangan Islam

Suara Denpasar

Senin, 17 April 2023 | 08:44 WIB
Fenomena Pengobatan Ida Dayak dari Kacamata Sains dan Pandangan Islam
Fenomena Pengobatan Ida Dayak dari Kacamata Sains dan Pandangan Islam (TikTok)

Apalagi berdasarkan banyak penelitian, penyakit fisik juga bisa ditimbulkan oleh faktor psikologis, khusunya kondisi spiritual yang buruk.

Menurut American Psychological Association (APA), seseorang yang mengalami stres seringkali mengalami sakit perut.

Bagaimana jika seseorang mengalami stres kronis? Stres kronis yang tidak kunjung diobati dapat melemahkan tubuh dari waktu ke waktu.

Emosi negatif seperti kemarahan ternyata juga bisa memicu serangan jantung dan masalah fisik lainnya.

Dalam tradisi sufi, pengobatan terhadap penyakit dilakukan dengan psiko-terapi sufistik, sebuah pendekatan yang bersifat holistik, yaitu tajriby (observation and experiment), bayany (explanatory), burhany (logic), irfany (intuition).

Artinya, penyakit fisik tidak semata dipotret dari kaca mata medis (keilmuan dan empiristik) semata, tetapi perlu juga dilihat secara spiritual, karena manusia makhluk ruhani.

Alquran sendiri juga disebut dengan istilah "asy-Syifa" atau obat penyembuh, baik lahir maupun batin. Allah berfirman:

"Wahai manusia! Sungguh, telah datang kepadamu pelajaran (Alquran) dari Tuhanmu, penyembuh bagi penyakit yang ada dalam dada dan petunjuk serta rahmat bagi orang yang beriman". (QS: Yunus: 57).

Demikian juga Nabi Muhammad saw sendiri mempraktikkan pengobatan melalui pendekatan spiritual: Dari Masruq, dari Aisyah, bahwa Nabi SAW mengobati sebagian keluarganya. Beliau mengusap dengan tangannya yang kanan seraya berdo’a:

baca juga

“Ya Allah Tuhan manusia, hilangkanlah penyakit dan sembuhkanlah dia. Karena Engkau adalah Dzat yang dapat menyembuhkan, tidak ada kesembuhan (yang hakiki) selain kesembuhan dari-Mu. Dengan kesembuhan yang tidak akan berlanjut dengan kekambuhan”. (HR Bukhari).

Berdasarkan uraian di atas, bahwa fenomena Ida Dayak sebenarnya telah lama dipraktikkan oleh para Tabib melalui pendekatan alternatif. Meskipun oleh para dokter rumah sakit, praktik pengobatan Ida Dayak dinilai "merusak" sistem keilmuan medis. Faktanya, hal tersebut juga diakui oleh sebuah sistem pengobatan alternatif yang tidak dilarang di negara ini selama tidak ada unsur penipuan dan merugikan masyarakat.

Jadi, pengobatan model apapun dapat dipilih oleh masyarakat selama itu diyakini dapat menyembuhkan penyakitnya dan tidak merusak tatanan sosial yang ada. Bukahkah para dokter dan terapis alternatif, khususnya Ida Dayak, hanya sekedar media (wasilah) penyembuhan, sedangkan Dzat Penyembuh sejatinya adalah Allah swt. Wallahu a'lam. Begitu rangkuman tulisan Thobib Al-Asyhar, Dosen Psikologi Islam pada Pascasarjana SKSG Universitas Indonesia, Kasubdit Kelembagaan dan Kerjasama DIKTIS Kemenag. ***

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Breaking! Polisi Tangkap Artis Berinisial HF Terkait Kasus Narkoba, Siapa?

Breaking! Polisi Tangkap Artis Berinisial HF Terkait Kasus Narkoba, Siapa?

Denpasar | Minggu, 16 April 2023 | 20:50 WIB

Kapankah Waktu Imsak yang Sebenarnya? Begini Penjelasan Buya Yahya

Kapankah Waktu Imsak yang Sebenarnya? Begini Penjelasan Buya Yahya

Denpasar | Minggu, 16 April 2023 | 17:20 WIB

Terkini

3 Zodiak yang Beruntung dan Punya Nasib Baik 12 Agustus 2026, Keinginan akan Terwujud

3 Zodiak yang Beruntung dan Punya Nasib Baik 12 Agustus 2026, Keinginan akan Terwujud

Lifestyle | Rabu, 12 Agustus 2026 | 06:31 WIB

Total 3 WNI Jadi Korban Serangan Bom Drone Houthi Yaman di  Selat Bab Al Mandeb

Total 3 WNI Jadi Korban Serangan Bom Drone Houthi Yaman di Selat Bab Al Mandeb

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 06:26 WIB

ABK WNI Tewas Diserang Kelompok Houthi di Selat Bab Al Mandeb

ABK WNI Tewas Diserang Kelompok Houthi di Selat Bab Al Mandeb

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 06:18 WIB

WNA China Diduga Dilecehkan Saat Bikin Video di Lovina Bali

WNA China Diduga Dilecehkan Saat Bikin Video di Lovina Bali

Bali | Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:32 WIB

Bibit Durian Diturunkan di Pelabuhan Makassar Padahal Punya Izin, Ini Respons Badan Karantina

Bibit Durian Diturunkan di Pelabuhan Makassar Padahal Punya Izin, Ini Respons Badan Karantina

Sulsel | Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:11 WIB

Karhutla Sumsel Mencapai 1.926 Hektare, Ancaman Besarnya Justru Setelah Api Padam

Karhutla Sumsel Mencapai 1.926 Hektare, Ancaman Besarnya Justru Setelah Api Padam

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:56 WIB

Karhutla Sumsel Tembus 664,97 Hektare, 1.077 Kejadian Tercatat hingga Agustus

Karhutla Sumsel Tembus 664,97 Hektare, 1.077 Kejadian Tercatat hingga Agustus

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:56 WIB

Bank Sumsel Babel dan Kodam II/Sriwijaya Perkuat Akses Layanan Keuangan Prajurit

Bank Sumsel Babel dan Kodam II/Sriwijaya Perkuat Akses Layanan Keuangan Prajurit

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:53 WIB

Menteri Kebudayaan Fadli Zon Beberkan Alasan Geser Konser GBN dari Kota Tua ke Kabupaten Bogor

Menteri Kebudayaan Fadli Zon Beberkan Alasan Geser Konser GBN dari Kota Tua ke Kabupaten Bogor

Bogor | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:37 WIB

Polrestabes Bandung: Sopir Truk Jadi Tersangka Tabrak Lari yang Tewaskan Polisi

Polrestabes Bandung: Sopir Truk Jadi Tersangka Tabrak Lari yang Tewaskan Polisi

Jabar | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:13 WIB

×