Kisah Haru Siswa dan Guru, Terjebak di Tengah Perang Saudara Sudan

Suara Denpasar

Selasa, 18 April 2023 | 10:26 WIB
Kisah Haru Siswa dan Guru, Terjebak di Tengah Perang Saudara Sudan
Kisah Haru Siswa dan Guru, Terjebak di Tengah Perang Saudara Sudan (Middle East Eye)

Suara Denpasar - Belum lama ini, terjadi perang saudara di Sudan. Bentrokan melibatkan tentara Sudan dan paramiliter (RSF). Yang paling parah, bentrokan terjadi pada hari Sabtu, (15/4/2023). 

Imbas dari perang saudara di Sudan ini, merambah ke berbagai hal. Salah satunya, membuat upaya untuk mengevakuasi warga sipil, dan anak-anak sekolah yang terjebak di lokasi bentrokan, menjadi sulit. 

Sebabnya adalah, oleh karena dekat markas tentara di Khartoum -wilayah yang menjadi arena perang Saudara Sudan, banyak warga sipil yang masih menyelenggarakan kegiatan harian lainnya, termasuk sekolah. 

Sejumlah relawan menceritakan hal tersebut pada awak media. Bahwa negosiasi antara kedua pihak yang bertikai (tentara Sudan dan RSF), berlangsung alot. 

"Proses evakuasi dapat segera dimulai, terutama, setelah [kami] mendapat persetujuan dari tentara," kata relawan itu, dilansir dari Middle East Eye, Selasa, (18/4/2023). 

Menjelang sore, Minggu, (16/4/2023), tentara Sudan dan RSF bersepakat untuk memenuhi saran dari Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) itu. 

Antara lain, mulai membuka jalur aman untuk kasus-kasus kemanusiaan, termasuk evakuasi korban luka yang dilakukan selama tiga jam. 

Untuk diketahui bahwa banyak ratusan warga sipil yang terjebak di pusat kota Khartoum. Dalam hal ini, termasuk anak sekolah, jurnalis, pasien di rumah sakit. 

Sejumlah relawan (termasuk perwakilan PBB) kemudian menyerukan pembukaan koridor kemanusiaan untuk mengevakuasi warga sipil yang terluka. 

baca juga

Seruan relawan juga ditujukan untuk mengevakuasi orang yang tidak dapat melarikan diri akibat intensitas pertempuran.

Dalam hal ini, yang mendapat perhatian untuk pertama kali dievakuasi, adalah siswa yang sedang bersekolah pada hari Sabtu, (15/4/2023). 

Seorang guru di Sekolah Dasar Comboni, yang tidak ingin namanya disebutkan, menceritakan kejadian mencekam yang ia lihat beserta siswa-siswi siang itu. 

Mereka, mulanya kebingungan tentang apa yang terjadi di luar sekolah, sehingga ia -dan para siswa-siswi- kembali melanjutkan aktivitas ke kelas. 

Namun, beberapa menit kemudian, suara tembakan semakin keras dan terasa dekat. Sementara asap yang diduga muncul akibat dari tembakan senjata tentara, kian terlihat di luar gerbang sekolah.

Sejak saat itu, anak-anak dan sejumlah guru terdampar di sekolah. Mereka bertahan tanpa pasokan makanan dan air yang cukup.

Guru tersebut mengatakan, bahwa ia terjebak bersama sekitar 300 anak sekolah di sekolah internasional di Jalan al-Qasr, yang terletak kurang dari 500 meter dari istana kepresidenan.

"Kami terjebak di sekolah tanpa air dan makanan, tetapi yang lebih penting, kami terus berusaha melindungi anak-anak, menghubungi keluarga mereka, dan meyakinkan mereka, bahwa anak-anak mereka baik-baik saja," kata guru tersebut.

"Ini adalah momen yang sangat sulit dan menakutkan," katanya lagi. (*/Dinda)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Sekjen PBB Antonio Guterre Geram atas Bentrokan Militer di Sudan

Sekjen PBB Antonio Guterre Geram atas Bentrokan Militer di Sudan

Denpasar | Senin, 17 April 2023 | 13:01 WIB

Sudan Dilanda Perang Saudara, Pemimpin Tetangga Serukan Gencatan Senjata

Sudan Dilanda Perang Saudara, Pemimpin Tetangga Serukan Gencatan Senjata

Denpasar | Senin, 17 April 2023 | 12:56 WIB

Parah, Perang Saudara Pecah di Sudan, Korban Tewas Berjatuhan

Parah, Perang Saudara Pecah di Sudan, Korban Tewas Berjatuhan

Denpasar | Senin, 17 April 2023 | 10:59 WIB

Terkini

Rangkaian Skincare Viva untuk Remaja Atasi Masalah Kulit di Masa Pubertas

Rangkaian Skincare Viva untuk Remaja Atasi Masalah Kulit di Masa Pubertas

Lifestyle | Senin, 22 Juni 2026 | 19:45 WIB

Berpisah, Bangkok United Tak Perpanjang Kontrak Pratama Arhan

Berpisah, Bangkok United Tak Perpanjang Kontrak Pratama Arhan

Bola | Senin, 22 Juni 2026 | 19:42 WIB

Parkir Cawang Tak Dilarang Total, Sudinhub: Kami Tindak yang Bandel!

Parkir Cawang Tak Dilarang Total, Sudinhub: Kami Tindak yang Bandel!

News | Senin, 22 Juni 2026 | 19:42 WIB

Bukan Merendahkan, Wamenaker Ungkap Alasan Batasi Aturan Outsourcing di 4 Jenis Pekerjaan

Bukan Merendahkan, Wamenaker Ungkap Alasan Batasi Aturan Outsourcing di 4 Jenis Pekerjaan

News | Senin, 22 Juni 2026 | 19:38 WIB

Sasar 5 Provinsi, Program Lanskap Berkelanjutan Targetkan Konservasi Jutaan Hektare Kawasan

Sasar 5 Provinsi, Program Lanskap Berkelanjutan Targetkan Konservasi Jutaan Hektare Kawasan

News | Senin, 22 Juni 2026 | 19:36 WIB

Proses Veneer Gigi di Damessa dari Awal hingga Selesai

Proses Veneer Gigi di Damessa dari Awal hingga Selesai

Lifestyle | Senin, 22 Juni 2026 | 19:27 WIB

Residivis Narkoba di OKI Ternyata Produksi Senjata Api Rakitan, Bom Molotov Ikut Disita

Residivis Narkoba di OKI Ternyata Produksi Senjata Api Rakitan, Bom Molotov Ikut Disita

Sumsel | Senin, 22 Juni 2026 | 19:27 WIB

Muktamar PBNU dan Gertakan Cak Imin: Siapa yang Dianggap 'Main-main'?

Muktamar PBNU dan Gertakan Cak Imin: Siapa yang Dianggap 'Main-main'?

News | Senin, 22 Juni 2026 | 19:26 WIB

Prioritaskan Piala Dunia, Ini Pengaruhnya pada Produktivitas Kerja

Prioritaskan Piala Dunia, Ini Pengaruhnya pada Produktivitas Kerja

Your Say | Senin, 22 Juni 2026 | 19:25 WIB

Misteri Pesan WA Anonim Ungkap Penyekapan Tragis 3 Tahun di Bandung

Misteri Pesan WA Anonim Ungkap Penyekapan Tragis 3 Tahun di Bandung

Jabar | Senin, 22 Juni 2026 | 19:21 WIB