Suara Denpasar - Shin Tae Yong tak ragu mendobrak kultur sepak bola Indonesia demi meningkatkan kualitas pemain Timnas.
Hal itu diungkap oleh asisten pelatih Timnas Indonesia Nova Arianto saat muncul dalam kanal YouTube Vivagoal Indonesia belum lama ini.
Selama wawancara, Nova menjelaskan bahwa Shin Tae Yong tak segan memarahi pemain yang melakukan kesalahan di depan banyak orang.
Hal ini bertentangan dengan budaya sepak bola Indonesia selama ini, di mana pelatih akan memanggil pemain yang bersangkutan agar saat dimarahi tak diketahui yang lain.
"Coach Shin selalu jujur apa yang dia liat. Contohnya, kejadian yang saat Coach Shin datang dan belajar dari kultur sepak bola Indonesia, pemain tidak bisa dimarahin di depan umum. Jadi diomongin berdua oleh pelatih," kata Nova sebagaimana dilansir dari kanal YouTube Vivagoal Indonesia, Rabu (19/4/2023).
Kendati demikian, Shin Tae Yong berpikir bahwa memarahi pemain yang membuat kesalahan di hadapan yang lain akan sangat baik untuk evaluasi tim.
Nova menjelaskan, "Nah menurut Coach Shin itu salah karena kalau cuma dikasih tahu sendiri yang lain takutnya akan membuat kesalahan yang sama. Lebih baik marahnya di depan orang banyak, agar kesalahan tidak terjadi ke yang lain."
Tidak hanya itu, Nova pun memaparkan bahwa Shin Tae Yong adalah orang yang detail dan teliti saat melatih para pemain Timnas.
"Etos kerja orang Korea sangat luar biasa, detail dan teliti. Coach Shin selalu jujur apa yang dia lihat," tandasnya.
Sementara itu, kontrak Shin Tae Yong diketahui akan berakhir pada bulan Desember mendatang.
Sejak dikontrak pada tahun 2019 lalu, pelatih Shin Tae Yong dinilai telah membawa dampak yang signifikan bagi sepak bola tanah air.
Namun saat ini dia tidak sedang menangani timnas kelompok umur manapun, karena sebelumnya fokus mempersiapkan Timnas Indonesia U-20 yang sempat akan berlaga di Piala Dunia.(*)