Suara Denpasar – Prabowo Subianto, Ketua Umum Partai Gerindra sekaligus Menteri Pertahanan Indonesia menolak dipasangkan dengan Ganjar Pranowo di Pemilu 2024. Hal ini diungkap Prabowo setelah bertamu dari kediaman Presiden Jokowi di Solo.
Sejak Ganjar Pranowo diresmikan sebagai Capres PDIP, nama Prabowo Subianto memang terus digadang-gadang sebagai tokoh paling berpotensi dipilih untuk mendampingi Ganjar.
Namun, hal itu rupanya tidak membuat Prabowo senang.
Alih-alih merasa beruntung, Prabowo justru beralasan jika Partai Gerindra juga telah menginginkan dirinya untuk maju sebagai calon presiden periode 2024-2029.
“Partai saya mencalonkan saya sebagai capres dan partai saya agak kuat juga sekarang,” kata Prabowo menegaskan penolakannya, dikutip Suara Denpasar dari kanal YouTube Berita Surakarta, Minggu (23/4/2023).
Saat ditanya soal cawapres yang akan mendampinginya, Prabowo hanya menjawab masih akan melihat perkembangan dinamika politik. Terlebih, waktu pendaftaran bagi kandidat masih terbilang lama.
“Kita lihat perkembangannya, masih lama. Pendaftarannya Oktober masih lama,” katanya.
Sementara saat wartawan sekali lagi menyinggung soal kabar duet bersama Ganjar Pranowo. Ketua Umum Gerindra itu hanya mengatakan bahwa Ganjar sudah lebih dulu menjadi capres, sehingga ia meminta publik jangan berandai-andai akan hal tersebut.
“Beliau (Ganjar) kan sudah dicalonkan capres, kecuali ada perkembangan dinamika. Oke jangan berandai-andai,” balas Prabowo. (*)
Baca Juga: Ucapkan Selamat Idulfitri, Gaun Hingga Gaya Rambut Prilly Latuconsina Curi Perhatian